Juli 04, 2016

Visa New Zealand Approved!

Salah satu kegiatan di bulan Ramadhan kali ini adalah membuat Visa New Zealand. Sebenarnya saya baru berangkat ke New Zealand bulan Agustus nanti, tapi sudah harus mengurus Visa dari sekarang karena saya akan segera resign dari kantor. Takutnya nanti nggak ada surat referensi kerja, jadi memang harus buru-buru. Beberapa referensi yang saya baca, Visa untuk negara yang satu ini baru kelar pembuatannya setelah 14 hari kerja. Takut juga ntar nggak selesai Visanya pas hari keberangkatan.

Sudah lama saya nggak mengurus Visa. Terakhir mengurus Visa Korea Selatan yang berakhir dengan nggak di approved, Hiks!! Walaupun alhamdulillah bisa masuk Korea dengan Visa Jepang (sekarang udah nggak bisa lagi ya). Sudah lama juga saya nggak berpergian ke negara yang jauhhhh sekali. Jadi agak merasa gimanaaa gitu karena mau ke New Zealand dan negara yang satu ini jauuuuhhh sekali, kurang lebih 12 jam dari Jakarta (tidak termasuk waktu transit).

Persiapan membuat Visa kali ini lumayan ribet. Saya harus ke studio foto untuk membuat foto Visa yang terbaru. Yang saya punya dulu juga udah hilang. Sempat was-was juga karena saya pakai kerudung dengan corak Bob Marley. Jadi bertanya-tanya juga, apa harus pakai kerudung polos? 'Kan aneh banget Visa nggak diapproved karena corak kerudung Bob Marley. Selesai membuat pas foto, saya ngeprint Form Aplikasi Visa dengan nomor INZ1189 dan berbagai tiket-tiketan dan voucher hotel-hotelan. Semula saya mengisi form INZ1017 yang salah, dan baru sadar setelah sahur dan mengecek kembali kelengkapan aplikasi. Terpaksa nge-print ulang dan mengisi ulang aplikasi yang membuat saya nggak tidur lagi setelah sahur. Saya juga udah mengajukan permintaan pembuatan surat keterangan kerja ke kantor melalui aplikasi yang baru. Mana saya nggak familiar lagi sama aplikasi di kantor, jadi terpaksa harus pergi sendiri ke ruang HRD dan minta diajarin cara pakainya gimana. 

Hari Rabu tanggal 15 Juni 2016, setelah sahur saya nggak tidur lagi karena harus mengisi form INZ1189 ulang. Setelah pengisian selesai, semua tiket dan bukti booking hotel sudah di print, saya berangkat ke kantor client. Setelah sampai client, saya taruh tas, lalu turun ke Bank BNI untuk ngeprint rekening koran. Karena saya punya online shop, transaksi 3 bulan saja sampai 16 lembar. Perlembar bayar Rp. 2000 lagi. Setelah rekening koran selesai di print, saya balik ke kantor untuk mengambil surat keterangan kerja dengan busway. Saya tertidur pulas sampai Central Park karena mengantuk nggak tidur lagi setelah sahur. Ketika sampai, saya naik ke kantor mengambil surat, kemudian langsung turun dari gedung naik Gojek ke Kuningan City tempat pembuatan Visa New Zealand. Ini pertama kalinya saya mengajukan Visa melalui VSF. Pengamanan masuk ke kantor VSF ini berlapis-lapis. Untung saya nggak bawa macam-macam, hanya map dan dompet doang.

Saya mengambil nomor antrian, lalu mengantri di bagian negara New Zealand. Hari itu yang apply Visa banyak banget. Bukan ke New Zealand saja, tapi ke UK, Australia, dan satu negara lagi mungkin Dubai. Kata security yang jaga pintu sih kalau mau libur Lebaran memang banyak yang apply Visa. Pada mau liburan ke luar negeri semua nih. Saya juga melihat travel agent yang membawa passpor sampai satu karung. Waduh, banyak banget!! Saya menunggu sekitar sejam sambil main hp (dan saya ditegur satpam nggak boleh pakai hp disini), sampai antrian saya dipanggil. Masih deg-degan ketika menyerahkan dokumen. Petugas mengecek semua kelengkapan itinerary, tiket, dan bukti booking hotel. Petugas bertanya rekening koran saya mana? Oh ya, ini 'kan amplop terpisah. Trus bertanya lagi surat keterangan kerja mana? Dan saya baru inget lagi suratnya di amplop terpisah juga. Akhirnya semua dokumen lengkap, saya ditawarkan untuk dikabarin via email dan sms dengan membayar Rp. 20rb atau mengecek sendiri di internet. Saya sih mending di kabarin via sms dan email biar deg-degannya tiap hari, hahahaha. Total saya bayar adalah Rp. 1,910,000, dengan rincian Rp. 1,650,000 biaya Visa, Rp. 240,000 administrasi, dan Rp. 20,000 biaya sms dan email. Mahal banget ya Visa yang satu ini.

Berikut persyaratan pengajuan Visa:
1. Mengisi formulir aplikasi Visa INZ1189
2. Pas foto 3,5 x 4,5 2 lembar
3. Itinerary selama di New Zealand
4. Bukti booking hotel dan tiket pesawat pulang-pergi
5. Rekening koran (minimal saldo NZD 1000/orang/bulan)
6. Surat keterangan kerja.
Untuk lebih jelasnya bisa langsung ke website New Zealand.

Alamat pengumpulan aplikasi / pengambilan Visa:
PT. VFS Services Indonesia 
New Zealand Visa Application Centre
Kuningan City Mall Lt. 2, No. L2-19, 
Jl Prof. Dr. Satrio Kav 18, Kuningan, Jakarta

Setiap hari saya dikirimi sms oleh VSF. Benar saja, tiap hari saya jadi deg-degan. Memang sih isi smsnya cuma bilang dokumen udah dikirim ke Kedutaan New Zealand, dokumen udah di proses, dan terakhir adalah aplikasi saya sudah selesai dan bisa diambil. Yang bikin deg-degan adalah, selesainya ini di approved apa nggak? Haduwww.... Hari Rabu saya submit, Senin saya udah dapat sms untuk mengambil passpor. Hari Selasa saya langsung nge-Gojek lagi ke Kuningan City. Petugas mengeluarkan amplop saya dan bilang, "Kalau Visa 'di approved', tolong cek nama, no,passpor, tanggal lahir, dan gender." Duh, kata-kata 'kalau'nya itu bikin jantung berhenti berdetak. Saya mengangguk saja dan menerima amplop dengan tangan dingin.

Saya kembali ke kursi, membuka amplop sambil membaca doa-doa (mumpung Ramadhan) dan alhamdulillah Visa DI-APPROVED! Duh, rasanya seperti sebagian besar beban di otak langsung hilang seketika melihat Visa berwarna biru tertempel cantik di passpor saya. Alhamdulillah banget deh.
Dear Middle Earth, I'm coming!

9 comments:

Herry mengatakan...

Aku jg br apply...via online...lbh murah lg. Gk perlu repot repot ke vfs...sy jg gk pake rekening koran sama booking hotel...cuma print buku tabungan...lolos jg...

Meutia Halida Khairani mengatakan...

@herry: via online brp bayarnya?

Herry mengatakan...

Online Visa fee 165 nzd...jd gk sampai 1,6 jt...biaya logistik cuma 180rb..kalo paper application kn 240rb..n visa fee 1,65 jt...selebihnya sama kek biaya sms..

Btw tgl brp k sana? Aku agustus jg..brp hr d sana? Both island ato gmn?

Herry mengatakan...

Kalo online gk perlu cape cape ke vfs...aku request kurir jg. .jd keseluruhan proses aku d rmh aja..

Meutia Halida Khairani mengatakan...

@herry : kesana dr tgl 16-24 agustus. Both island jg.. Kamu tgl brp?

Herry mengatakan...

Aku bntr aja d situ...18 sampai 23 agustus...gk dpt cuti panjang...:(

Btw persiapannya uda sampai mana?
Rental mbl ya d sana??
Update yaa d blog ntar :)

Mirwan Choky mengatakan...

Waaah... asik dong bisa pergi keluar negeri.

Cipu Suaib mengatakan...

Mut, ke NZcuma 8 hari untuk both islands agak berat. Kalau menurut saya, mending jelajahi Auckland saja di North (kecuali kalau mau ke Hobbiton yah), setelah itu fokus di South.

Kalau butuh guide di Auckland bilang yah, rekan kerja saya di kantor sekarang lagi kuliah disana soalnya. Cuma dia ga ada kendaraan hehehe.

Sedikit panduan buat ke NZ bisa dilihat disini yah Mut. You wont regret your decision visiting NZ

http://cipuceb.blogspot.co.id/search/label/New%20Zealand

Meutia Halida Khairani mengatakan...

@Cipu : beberapa kota kita pindahnya pakai pesawat sih. jadi agak menyingkat waktu juga. iya hobbitton termasuk dalam itinerary gw. termasuk ke Maori Village. Thanks linknya. nanti gw pasti mampir..

@Harry : iya disana rental mobil. Persiapan baru sebatas beli tiket pesawat antar kota dan book hotel. itu pun hotel masi ganti2 terus. hahaha..

Categories

adventure (256) Living (234) Restaurant (146) Cafe (138) Hang Out (131) Jawa Barat (100) Bandung (92) Story (80) Movie (73) Lifestyle (64) Jakarta (63) Aceh (48) Event (46) Hotel (34) China (31) Jawa Tengah (27) Islam (24) New Zealand (23) Japan (20) Hong Kong (19) Book (18) Science (18) South Korea (18) Consultant (16) Malaysia (16) Technology (16) Family (15) Warung Tenda (15) Jawa Timur (14) Semarang (14) Vietnam (14) Kuala Lumpur (13) Philippines (12) Beach (11) Blackberry (11) Brunei Darussalam (11) Dokter (11) Macau (11) Crush (10) Lomba (10) Boracay Island (9) Kalimantan Timur (9) Kepulauan Derawan (9) Bali (8) Birthday (8) Cambodia (8) Sabang (8) Shenzhen (8) Tokyo (8) Jeju Island (7) Malang (7) Osaka (7) Seoul (7) Singapore (7) Wedding (7) Karimun Jawa (6) Makassar (6) Auckland (5) Bangkok (5) Bogor (5) Dieng (5) Hanoi (5) Manila (5) Pulau Derawan (5) Siem Reap (5) Sukabumi (5) Surabaya (5) Thailand (5) The Partij (5) Yogyakarta (5) Busan (4) CEO (4) Depok (4) Farming & Gardening (4) Pekalongan (4) Queenstown (4) giveaway (4) Australia (3) Baby (3) Da Lat (3) Ho Chi Minh (3) Kalibo Island (3) Kalimantan Utara (3) Kepulauan Seribu (3) Kobe (3) Kyoto (3) Penang (3) Rotorua (3) Te Anau (3) 2PM (2) BBLive (2) Blackberry Live Rockin Concert (2) Christchurch (2) Etude House (2) Fox Glacier & Franz Josef (2) Gold Coast (2) Ha Long Bay (2) Hakone (2) Home Made (2) Matamata (2) Medan (2) Nami Island (2) Probolinggo (2) Pulau Kakaban (2) Pulau Maratua (2) Pulau Sangalaki (2) Shontelle (2) Suede (2) Taio Cruz (2) Tarakan (2) The Face Shop (2) Wellington (2) Berau (1) Cilegon (1) Cimahi (1) Cirebon (1) Festival BLOG 2010 (1) Nihn Bihn (1) Pulau Gusung (1) Pulau Madura (1) Skin & Body Care (1) Solo (1) Taupo (1) Vampire Diaries (1)

Iklan

Iklan