November 02, 2015

Menanam Bunga

Beberapa hari yang lalu saya posting tentang menanam sayuran. Kali ini menanam bunga. Sebagai seorang cewek, udah pasti sukaaa banget sama bunga. Dulu sewaktu saya dikasih buket bunga, sebenarnya saya senang sih. Tapi kasihan juga karena nanti bunganya pasti akan kering dan mati. Beda halnya dengan menanam sendiri. Tahap-tahap perkembangan bunga bisa diperhatikan hari demi hari. Kalau bunga udah mekar dan kering, tinggal gunting, lalu seminggu lagi juga mekar kembali. Jadi bunga saya terus ada sepanjang hari dan bermekaran secara bergantian. Senang banget 'kan?

Bunga favorit saya adalah mawar. Saya membeli 10 macam jenis bunga mawar dengan beraneka warna. Rata-rata harga mawar di pasar Rp. 15,000 per pot. Kalau beli di online shop harganya sekitar Rp. 30,000. Sempat membeli mawar merambat dengan harga Rp. 55,000, tapi malah mati. Sedihhhh! Mana harganya paling mahal lagi. Saya menyiram semua bunga saya 2 kali sehari, pagi dan malam (setelah pulang kantor). 
Mawar Oranye
Mawar putih besar
Menanam bunga mawar sebenarnya sungguh mudah. Tinggal siram aja, atau diberi pupuk kompos. Kalau ada daun atau bunga kering, saya gunting. Nanti langsung tumbuh lagi. Kesulitannya adalah ketika warna kelopaknya ada bercak hitam. Saya baca di web Agromaret, kalau hal itu penyebabnya adalah jamur. Bisa dipangkas aja daunnya atau disemprot pestisida. Lain halnya bunga mawar yang harusnya tipe besar, tapi malah mekarnya kecil. Kata Mama sih karena media tanamnya udah kesempitan atau kurang besar, tapi saya rasa karena kurang sehat juga deh.
Mawar putih kecil
Add caption
Selanjutnya bunga yang saya suka juga adalah bunga pukul 10 (Japanese Rose). Bunga yang satu ini super gampang hidupnya. Bahkan saya membelinya di pasar dengan harga Rp. 2000 - Rp. 2,500 saja. Murah banget 'kan? Saya punya 2 jenis bunga ini, yang kelopak besar dan kecil. Kalau kalian tanam ke tanah, bunga ini gampang menjalar dan terus berbunga. Paling suka melihat mereka memang sekitar pukul 8-10 pagi karena semua bunga bermekaran. Subhanallah!
Bunga besar
Bunga kecil
Bunga lainnya adalah Bougenville. Dulu saya beli di pasar dengan harga Rp. 25,000 dengan bunga berwarna pink. Anehnya, kok sekarang ketika berbunga malah berwarna oranye? Walaupun bunganya tetap banyak dan merasa aneh karena warnanya berganti, tapi saya tetap suka bunga ini. Beberapa bunga ini pernah saya ambil di kantor dengan cara mematahkan batang bunga dan di tanam ke tanah. Sayangnya yang hidup hanya 1 dan itu pun masih sangat kecil.
Bunga Bougenville
Sekarang giliran bunga Morning Glory. Bunga yang satu ini satu jenis dengan kangkung. Seharusnya sih gampang menanamnya dari biji. Saya sudah beli beberapa bijinya, tapi yang saya foto di bawah ini saya beli dari online shop kebunbibit sudah ada daunnya seharga Rp. 75,000. Mahal banget yah?! Dalam sebulan sejak saya rawat, tanaman Morning Glory ini sudah berbunga, dan bunganya gede banget. Katanya sih kalau bunganya besar berarti tanaman tumbuh subur. Yeay!
Bunga Morning Glory
Bunga selanjutnya adalah bunga Zinnia (bunga kertas). Bibit bunga ini dikasih Mama saya sejak lebaran. Sempat saya tanam diantara ilalang tapi malah hilang dimakan ilalang. Apa kecabut sewaktu saya cabut ilalang juga ya? Akhirnya saya siapkan tempat sendiri khusus untuk bunga kertas ini. Ternyata tumbuhnya gampang banget. Mungkin hanya 2-3 hari setelah saya semai, langsung tumbuh daunnya.
Bunga kertas
Halaman belum ditanami rumput
Baiklah, saya sudah menceritakan sedikit tentang pengalaman menanam bunga. Nanti saya ceritain lagi deh karena saya sudah membeli beberapa bibit bunga lagi. Sampai jumpa!

4 comments:

Puput mengatakan...

wow... rajin juga, tinggal dipasangin rumput, bisa buat piknik tuh

Corat - Coret [Ria] mengatakan...

aku juga pernah menanam mawar taoi cuma sekali kembang selanjutnya malah mati hehehe. sekarang udah 15rb kalo dulu masih 7500 :D

Itja Soerjo mengatakan...

Wahh senang sekali liat bunga nya...
Saya juga senang berkebun, tapi gagal tiap menanam mawar. Apa ada tips? :)

Meutia Halida Khairani mengatakan...

@itja : mawar kan gampeng bgt idupnya. tinggal di siram2 aja. beli di pasar yg uda di tanam di polibag aja. ntar tinggal siram 2x sehari.

Categories

adventure (256) Living (232) Restaurant (146) Cafe (137) Hang Out (130) Jawa Barat (99) Bandung (91) Story (79) Movie (72) Lifestyle (64) Jakarta (63) Aceh (48) Event (46) Hotel (34) China (31) Jawa Tengah (27) Islam (24) New Zealand (23) Japan (20) Hong Kong (19) Book (18) Science (18) South Korea (18) Consultant (16) Malaysia (16) Technology (16) Family (15) Warung Tenda (15) Jawa Timur (14) Semarang (14) Vietnam (14) Kuala Lumpur (13) Philippines (12) Beach (11) Blackberry (11) Brunei Darussalam (11) Dokter (11) Macau (11) Crush (10) Lomba (10) Boracay Island (9) Kalimantan Timur (9) Kepulauan Derawan (9) Bali (8) Birthday (8) Cambodia (8) Sabang (8) Shenzhen (8) Tokyo (8) Jeju Island (7) Malang (7) Osaka (7) Seoul (7) Singapore (7) Wedding (7) Karimun Jawa (6) Makassar (6) Auckland (5) Bangkok (5) Bogor (5) Dieng (5) Hanoi (5) Manila (5) Pulau Derawan (5) Siem Reap (5) Sukabumi (5) Surabaya (5) Thailand (5) The Partij (5) Yogyakarta (5) Busan (4) CEO (4) Depok (4) Farming & Gardening (4) Pekalongan (4) Queenstown (4) giveaway (4) Australia (3) Baby (3) Da Lat (3) Ho Chi Minh (3) Kalibo Island (3) Kalimantan Utara (3) Kepulauan Seribu (3) Kobe (3) Kyoto (3) Penang (3) Rotorua (3) Te Anau (3) 2PM (2) BBLive (2) Blackberry Live Rockin Concert (2) Christchurch (2) Etude House (2) Fox Glacier & Franz Josef (2) Gold Coast (2) Ha Long Bay (2) Hakone (2) Home Made (2) Matamata (2) Medan (2) Nami Island (2) Probolinggo (2) Pulau Kakaban (2) Pulau Maratua (2) Pulau Sangalaki (2) Shontelle (2) Suede (2) Taio Cruz (2) Tarakan (2) The Face Shop (2) Wellington (2) Berau (1) Cilegon (1) Cimahi (1) Cirebon (1) Festival BLOG 2010 (1) Nihn Bihn (1) Pulau Gusung (1) Pulau Madura (1) Skin & Body Care (1) Solo (1) Taupo (1) Vampire Diaries (1)

Iklan

Iklan