Maret 21, 2015

Ngong Ping 360

Setelah shalat shubuh dan mandi, kami langsung melanjutkan perjalanan ke Big Buddha di Lantau Island. Khusus untuk hari ini, karena perjalanan ke Tung Chung Station dari Mong Kok station itu jauh, jadi saya dan teman-teman mencoba beli One Day Pass Ticket di Mong Kok station. Membeli tiket ini harus langsung ke petugas MTR dan menunjukkan passpor. Harga tiket adalah 55 HKD. Lumayan jadi irit karena pulang pergi dari Mong Kok ke Tung Chung itu harganya lebih dari 55 HKD. Mana kami mau mampir ke Disneyland lagi.
One Day Pass
Kalau dari Mong Kok station, kami transit di Lai King, lalu langsung ke Tung Chung station. Perjalanannya lumayan jauh, karena memang Tung Chung station itu adalah salah satu stasiun MTR terakhir yang paling pojok. Bahkan jarak dari satu station ke station lain juga jauh. Memang sengaja datang pagi banget ke Ngong Ping karena kata penjual tiket di Golden Crown Hostel, naik Crystal Cabin harus pagi dan menunjukkan passpor. Oh ya, di station ini kami mencoba telepon umum. Awalnya karena teman saya mau menelepon saudaranya di Hong Kong. Saya jadi tertarik dan menelepon Mama karena masih khawatir kondisi Ayah yang sedang sakit. Eh, ternyata bisa dan suaranya jernih banget. Cuma mahal sih, 10 HKD hanya 2 menit. Baru ngomong halo halo halo, eh udah bunyi aja karena mau habis pulsa.
Tung Cung Station
Gedung di sekitar
Keluar dari Tung Chung station, suasana masih agak sepi. Banyak pertokoan belum buka. Saya dan teman-teman hanya berfoto di pelataran yang luas dan beli cemilan untuk sarapan di 7eleven. Lumayanlah untuk mengisi perut di pagi hari. Kami lalu mengikuti penunjuk arah menuju Ngong Ping Cable Car. Jalan dari pintu Tung Chung station ke Cable Car lumayan jauh, tapi nggak menanjak. Ah, pokoknya kalau lagi ke luar negeri ya pasti jalan kaki terusss.... Kalian harus persiapan fisik dulu sebelum berpetualang.
Penunjuk arah ke Cable Car
Gedung tempat membeli karcis dan naik gondola
Kelihatan gedung keren di sekitarnya
Kami menaiki eskalator ke tempat penjualan karcis untuk naik gondola. Walaupun kami sudah beli tiket terlebih dahulu, tapi tiketnya harus di tunjukkan ke petugas loket beserta passpor. Setelah itu kami akan diberikan gelang berwarna orange sebagai penanda kalau kami boleh menaiki Cystal Cabin Gondola. Sempat melihat harga Cystal Cabin yang dijual ditempat, bedanya 65 HKD dari Golde Crown Hostel. Lumayan jauh juga bedanya.
Tiket yang sudah dibeli
Tempat penjualan karcis
Harga tiket on the spot
Pakai gelang orange
Tanpa perlu mengantri, kami langsung menaiki Gondola. Bedanya Crystal Cabin dengan yang biasa adalah kalian akan berada di gondola yang semuanya kaca. Bahkan tempat kalian berpijak pun kaca. Sewaktu masih di pemberhentian pertama sih nyantai aja. Karena kan tembusan lantainya masih tempat pemberhentian gondola, jadi kita nggak merasa takut. Oh ya, seperti di tempat rekreasi lainnya, kita pasti akan di foto dulu sama petugas, untuk nantinya dijadikan souvenir. Tetep aja kami nggak beli karena harganya kelewatan mahalnya. Ok, saatnya terbaaaaannnggg!
Ayo naik gondola
Pose di dalam gondola
Nah, sewaktu gondola meninggalkan pemberhentiannya, baru deh mulai deg-degan dan gemetaran (sedikit). Ngeliat ke bawah itu yang bikin ngilu. Awalnya saya nggak mau ngeliat ke bawah karena serem banget. Jadi ngeliatnya ke depan atau ke atas melulu. Bahkan kalau melihat keluar kaca juga serem. Tempatnya tinggiiii bangetttt...!!! Hiiiii >_<
Lantai kaca
Nggak mau ngeliat ke bawah
Setelah 10 menit berjalan, baru deh jadi terbiasa. Melihat ke bawah juga udah biasa. Teman-teman saya juga udah berfoto dengan segala gaya diatas lantai kaca. Saya pun nggak mau ketinggalan, walaupun sewaktu berpindah dari lantai ke kursi masih aja (agak) gemetaran. Ngong Ping Cable Car ini panjangnya 5,7 kilometer (3,5 mil) yang menghubungkan antara Tung Chung (stasiun MTR Tung Chung) dan Ngong Ping dimana Lin Monastery Po dan Tian Tan Buddha berada. 
Mulai bisa bergaya
Apabila kalian mau ke Tian Tan Buddha, kalau nggak salah bisa naik bus. Atau bisa naik gondola sewaktu pergi, dan pulang dengan jogging karena dari atas saya melihat ada beberapa orang yang sedang jogging. Seger banget pasti udaranya karena kiri kanan pohon dan yang pasti dingin banget. Tapi kalau jogging kan capek ya. Seharusnya pasti berkeringat. Sebenarnya naik gondola ini dengan arah menaik ke gunung nggak begitu seram sih. Nanti pas menurun baru deh kayak naik rollercoaster. Sekitar 20-30 menit perjalanan, kami pun tiba di Ngong Ping Village.
Mendarat
Dari jauh kami sudah dapat melihat The Big Buddha sedang duduk manis. Kebayang betapa besar bentuk aslinya karena dari sini aja udah kelihatan. Waktu itu, suasana di sekitar Big Buddha sangat sangat dingin. Mana masih pagi, berkabut, berangin, tapi saya udah pake jaket super tebal sih. Jadi amannn..
Latar Belakang Tian Tan Buddha
Daerah sekitar
Pagi itu di Ngong Ping Village, banyak tempat cemilan yang udah buka. Berhubung masih lapar, saya dan teman-teman menyerbu temat cemilan ringan. Tadi kan beli snack, sekarang beli makanan ringan seperti baso ikan dan siomay ikan. Enak banget lho rasanya. Apalagi makanannya panas dimakan di suasana dingin, dan ada serbuk cabe juga. Duh, enak banget deh. Harganya cuma 20 HKD. Untuk makanan manis, kami beli waffle coklat. Jadi kenyang deh karena cemal-cemil terus. Memang kalau jalan-jalan, kalian harus banyak makan sih. Kalau nggak, ntar malah sakit. Nggak seru banget lagi jalan-jalan malah sakit.
Toko cemilan
Baso ikan
Makan Waffle
Siomay ikan
Di sekitar tempat makanan, banyak banget juga toko souvenir yang bisa kalian beli. Saya sih nggak beli karena punya saya juga udah kebanyakan. Kalian juga bisa menonton pertunjukan Big Buddha tapi saya kurang tau pertunjukan seperti apa karena sewaktu kesana masih terlalu pagi. Jadi belum buka tempatnya.
Pertunjukan belum mulai
Mari menuju ke Tian Tan Buddha
Baiklah, mari mendaki menuju ke Tian Tan Buddha...

2 comments:

Anonim mengatakan...

Halo mbak.. tanya kalo beli tiket gondola ngono ping agak murah dimana ya?2 minggu lagi Mau berangka..agak deg2an jg krn first time Dan ajak keluarga..

Meutia Halida Khairani mengatakan...

anonim lain kali tulis nama ya. untuk beli tiket, ada saya tulis di sini http://rancupid.blogspot.co.id/2015/03/the-peak.html

Categories

adventure (256) Living (234) Restaurant (146) Cafe (138) Hang Out (131) Jawa Barat (100) Bandung (92) Story (80) Movie (73) Lifestyle (64) Jakarta (63) Aceh (48) Event (46) Hotel (34) China (31) Jawa Tengah (27) Islam (24) New Zealand (23) Japan (20) Hong Kong (19) Book (18) Science (18) South Korea (18) Consultant (16) Malaysia (16) Technology (16) Family (15) Warung Tenda (15) Jawa Timur (14) Semarang (14) Vietnam (14) Kuala Lumpur (13) Philippines (12) Beach (11) Blackberry (11) Brunei Darussalam (11) Dokter (11) Macau (11) Crush (10) Lomba (10) Boracay Island (9) Kalimantan Timur (9) Kepulauan Derawan (9) Bali (8) Birthday (8) Cambodia (8) Sabang (8) Shenzhen (8) Tokyo (8) Jeju Island (7) Malang (7) Osaka (7) Seoul (7) Singapore (7) Wedding (7) Karimun Jawa (6) Makassar (6) Auckland (5) Bangkok (5) Bogor (5) Dieng (5) Hanoi (5) Manila (5) Pulau Derawan (5) Siem Reap (5) Sukabumi (5) Surabaya (5) Thailand (5) The Partij (5) Yogyakarta (5) Busan (4) CEO (4) Depok (4) Farming & Gardening (4) Pekalongan (4) Queenstown (4) giveaway (4) Australia (3) Baby (3) Da Lat (3) Ho Chi Minh (3) Kalibo Island (3) Kalimantan Utara (3) Kepulauan Seribu (3) Kobe (3) Kyoto (3) Penang (3) Rotorua (3) Te Anau (3) 2PM (2) BBLive (2) Blackberry Live Rockin Concert (2) Christchurch (2) Etude House (2) Fox Glacier & Franz Josef (2) Gold Coast (2) Ha Long Bay (2) Hakone (2) Home Made (2) Matamata (2) Medan (2) Nami Island (2) Probolinggo (2) Pulau Kakaban (2) Pulau Maratua (2) Pulau Sangalaki (2) Shontelle (2) Suede (2) Taio Cruz (2) Tarakan (2) The Face Shop (2) Wellington (2) Berau (1) Cilegon (1) Cimahi (1) Cirebon (1) Festival BLOG 2010 (1) Nihn Bihn (1) Pulau Gusung (1) Pulau Madura (1) Skin & Body Care (1) Solo (1) Taupo (1) Vampire Diaries (1)

Iklan

Iklan