Januari 19, 2015

Hospital Lam Wah Ee

Hari Selasa minggu lalu, saya berangkat ke Penang. Perjalanan ini sama sekali nggak direncanakan dan begitu mendadak. Awalnya orang tua dan om saya berangkat dari Penang dari Medan untuk berobat. Memang Papa saya udah sakit sejak sebelum dibawa ke Penang, jadi sekalian mau periksa lebih mendalam lagi.

Ternyata sampai disana, Papa harus di opname. Mama menelepon saya menyuruh segera datang kesana untuk menemani beliau. Alhamdulillah punya manajer baik hati, saya diijinkan pergi menjenguk Papa di Penang. Sebenarnya saya nggak tega membiarkan orang tua saya di Penang tanpa anak-anaknya. Hanya saja kemarin saya kira Papa nggak sampai harus di opname.

Hari senin sore saya booking tiket Air Asia untuk selasa pagi seharga 1 jutaan udah termasuk bagasi dan biaya kartu kredit. Pukul 6:20 saya sudah berangkat ke Penang. Paling males pesawat pagi karena saya harus bangun sangat pagi dan malas mandi. Takut nggak enak badan kalau harus mandi jam 2 dini hari. Di pesawat juga saya terus berdoa. Masih teringat kejadian Air Asia yang jatuh di selat Karimata. Mana kemarin itu turbulensi pesawat terlalu terasa. Duh, saya gemetaran di pesawat. Oh ya, hampir semua penumpang pesawat adalah orang yang mau berobat ke Penang. Mulai naik antri imigrasi, menunggu bus, di dalam pesawat, semua orang membahas penyakit dan rumah sakit di Penang. Banyak banget dari mereka yang menyebutkan Rumah Sakit Lam Wah Ee.

Sesampai di Penang International Airport, saya melihat ada konter penjualan kartu telepon DiGi. Awalnya saya udah bersemangat mau beli, eh baru sadar kalau nggak punya uang Malaysia Ringgit sama sekali. Ah, jadinya harus keluar dulu dari bandara dan mencari Money Changer. Sialnya lagi, saya menukar uang di bandara dengan kurs 1 MYR = Rp. 4000. Mahal banget 'kan? Untung cuma menukar Rp. 600,000.

Keluar bandara, saya mutar-mutar sendiri sambil menyeret koper. Agak bingung mau naik taksi yang mana. Saya sama sekali nggak ada persiapan kesini, bahkan nggak browsing sedikit pun tentang Pulau Penang ini. Sewaktu menelepon Mama, katanya banyak orang yang menawarkan angkutan ke rumah sakit. Anehnya saya nggak ketemu satu pun. Akhirnya saya bertanya pada seseorang yang kebetulan adalah sopir mobil Kijang Krista. Saya menawar ke Lam Wah Ee Hospital seharga MYR 33. Lumayan juga sih.

Sepanjang jalan saya menikmati pemandangan Pulau Penang. Jalanan agak sepi dan nggak sembraut. Kata Pak Sopir, banyak 'Kilang' di Pulau ini. Saya takjub, "So this is mining area?" (Jadi ini area tambang). Pak Sopir bilang, "Bukan, kilang itu industry." Oh saya baru tau, hahaha. Kebanyakan pendatang yang tinggal di Pulau Penang, bukan orang asli Malaysia.
Hospital Lam Wah Ee
Sesampai di rumah sakit, saya mencoba menelepon Mama dengan masih menggunakan kartu Simpati. Sayangnya, dari Rp. 30rban pulsa saya ternyata sudah habis terkena roaming. Saya meminjam handphone sopir taksi untuk menelepon Mama. Hanya untuk mengabarkan kalau saya udah di depan rumah sakit dan minta dijemput. Untung sopir taksi baik hati dan meminjamkan handphonenya. Beberapa saat kemudian Om saya datang menjemput ke pintu depan.
Tepat di depan lobi Rumah Sakit
Saya disarankan untuk menitipkan koper. Petugasnya bertanya, "Kamu pesakit?" Saya heran, "Pesakit?" Emangnya Pesakitan?? Hahaha. "Are you patient?" (kamu pasiennya) tanyanya lagi. "No, my Dad is the patient." (Bukan, Ayah saya pasiennya). Beliau lalu mencatat nomor passpor dan memasukkan koper saya ke sebuah ruangan seperti gudang.

Saya dan Om berjalan menuju kamar Ayah saya. Alhamdulillah Ayah saya baik-baik saja. Mama pun senang banget karena saya datang. Memang kalau mengurus ini itu lebih baik anak muda seperti kita daripada membiarkan orang tua melakukannya sendiri. Mana Papa sakit, Mama sedih karena Papa di opname, dan Om saya nggak begitu mengerti internet dan bahasa Inggris. Saya lalu menemani Papa di rumah sakit, sementara Mama dan Om pulang ke penginapan untuk masak. Karena kami lama di Penang, dan kebetulan Pasar Petang dekat dengan penginapan, jadi Om saya belanja ke pasar dan Mama masak. Jadinya irit banget disana. 
Halaman Rumah Sakit
Papa
Selagi Papa tidur, saya berjalan-jalan sekitar rumah sakit. Hampir semua dokter disini orang Tionghoa. Untuk perawat, berasal dari berbagai etnis seperti Melayu, India, dan Tionghoa juga. Bahasa pengantar disini bahasa Inggris, tapi saya sering mendengar beberapa perawat bisa berbicara bahasa Melayu, Inggris, Tionghoa, dan India. Mantep banget 'kan? Sebaiknya kalian menggunakan bahasa Inggris disini daripada salah pengertian menggunakan bahasa Melayu. Beberapa perkataan dokter lebih baik diucapkan dengan menggunakan bahasa Inggris daripada bahasa Melayu karena artinya beda jauhhhh!! Pengalaman pribadi soalnya. Saya agak stress melihat orang sakit yang dirawat di rumah sakit ini. Ada yang patah tulang, ada yang disedot cairan lambung melalui hidung, dan lainnya. OMG!
Patung di lobi Rumah Sakit
Mungkin rumah sakit ini adalah favorit untuk orang Aceh dan Medan. Selain karena tiket pesawat dari Medan ke Penang murah banget, saya beli untuk orang tua saya hanya Rp. 120,000 perorang. Dokter disini pun sangat meyakinkan dan nggak usah antri. Saya tidak mengatakan rumah sakit di Indonesia jelek, tapi karena masyarakat Indonesia membludak yang berobat, jadinya harus ngantri. Kalau disini, kapasitas rumah sakitnya pun besar sehingga hampir semua pasien tertampung. Lagian, sepertinya orang Malaysia sendiri berobat ke rumah sakit Kerajaan, jadi yang ke Lam Wah Ee hampir semuanya pendatang.

Nanti saya lanjutkan ceritanya :)

15 comments:

Ajeng Sari Rahayu mengatakan...

Semoga bapaknya mbak Meutia cepat sembuh dan sehat..

Irly mengatakan...

Dengan harga tiket lumayan murah gitu saya jadi paham kalau saudara2 dari Aceh dan Medan memilih berobat ke sana...

Oh ya...semoga papanya mbak Meutia cepat pulih..yang ikut menjaga kesana juga tetap sehat :)

R. Melati mengatakan...

Iya bener, saya punya pengalaman yang sama menemani almh ibu dulu berobat ke Kuala Lumpur. Memang dokter Indonesia gak kalah pinter dan fasilitas oke. Tapi ya itu, masalah administratif dan perihal tunggu menunggu yang males banget kalau berobat di Indonesia

Irma Apriyani mengatakan...

Get well soon buat papa nya ka Meutia :)

Tiananda Widyarini mengatakan...

Semoga segera diberi kesembuhan yaaa papanya Rani :) aamiin

Penginapan murah dekat Lam Wah Ee Penang mengatakan...

memang betul Rumah sakit di Penang banyak digemari warga Indonesia. ini terbukti dari jumlah pasien rumah sakit Lam wah EE sebagian besar dari Indonesia. Ayoooo Indonesia jangan mau kalah.

Anonim mengatakan...

Boleh tau hotel yang dekat dengan rs lam wah ee selain mewah court?

Meutia Halida Khairani mengatakan...

@anonim : saya kurang tau..

net mengatakan...

Meutia mau tanya dong.saya tinggal di jakarta. kalau beli obat yang di kasih dokter di lam wah ee .gimana caranya kalau kita gak ke penang.soalnya semua apotik di jakarta gak ada.thanks.

Meutia Halida Khairani mengatakan...

@net : kalau saya nitip sama orang yg kesana... karena meman bnyk bgt orang di kampung atau sodara yg berobat kesana jd nitipnya gampang..
tapi kan papa udah meninggal. jadi ga pernah nitip lagi :(

Erin mengatakan...

salam kenal admin, saya mau tambah infomasi kepada teman2 yang mau berobat di penang.

Dokter di Penang memang berpengalaman dan pakar dalam bidangnya masing2,karena sebelum para dokter bekerja di RS swasta,para dokter harus wajib bekerja terlebih dahulu di RS pemerintah selama 5tahun untuk mendapatkan pengalaman.Jadi semua dokter di RS swasta sudah berpengalaman dan profesional karena kebanyakan para dokter lulusan dari luar negeri.

Para dokter yang berprofesional dipenang tidak suka2 menangani kes penyakit yang bukan kepakaran mereka.Seperti dokter kanker mereka hanya menangani penyakit kanker saja.dokter jantung hanya menangani penyakit jantung saja,begitu juga dengan penyakit2 lain ditangani oleh dokter pakar masing2.

jika anda perlu pertanyaan sebelum ke penang atau bantuan untuk segala urusan sewaktu dipenang,dari airport ke RS (seluruh RS dipenang) dan penginapan,serta jalan2,anda dapat menghubungi kami sepasang suami istri di Penang.

ERIN +60164269114 bisa whatsApp(istri orang indonesia) dan LEE +60164746757(suami orang penang)

http://BerobatDiPenang.com

email admin@berobatdipenang.com
dengan begini anda dapat menghemat waktu dan segala urusan anda dapat berjalan dengan lancar dan teratur.

Silvia mengatakan...

Rumah sakit Lam Wah Ee lebih murah kerana ada yayasannya.
Ia bukan rumah sakit pemerintah.
RS ini juga bukan ga bagus kualitasnya.

Kalau anda butuh informasi sebelum ke Penang atau bantuan sewaktu di Penang, pengelola tempat saya nginap sedia membantu.

Nyaman, bersih dan murah penginapan mereka.

Ko Adrian +6012-903 6135 (pin bb 58BCC900)
[suami orang Penang]
Meliana Panjaitan +6016-459 0494 (pin bb 58AB3D42)
[isteri orang Indonesia]

Cinta mengatakan...

Saya nyaman program bayi tabung di Lam Hwa Ee. Puas dengan pelayanan dokter dan susternya.

Saya juga mau ungkapkan terima kasih kepada ko adrian dan isterinya meliana panjaitan. Penginapan mereka nyaman, lengkap dan bersih. Pelayanannya juga baik.
Penginapan mereka jalan kaki 100 - 150 meter ke lam wah ee.

Mula-mulanya saya nginap di penginapan orang lain di apartemen yang sama. Ga nyaman. Bersyukur saya sempat ketemu teman BT yang nginap di tempat mereka. Saya pindah.

Saya terdorong untuk share informasi kontak mereka.

Meliana panjaitan +6016-4590494 (pin bb 58AB3D42)
Ko adrian +6012-9036135 (pin bb 58BCC900)

Saya juga liat komen dari tamu mereka yang lain di laman di bawah
http://www.novry.com/2015/11/catatan-berobat-ke-penang.html
http://www.novry.com/2015/11/catatan-berobat-ke-penang-2.html

Jonni mengatakan...

Melihat komentar Silvia dan Cinta, saya pun coba penginapan ko Adrian dan Meliana. Puas.


Meliana panjaitan +6016-4590494 (pin bb 58AB3D42)
Ko adrian +6012-9036135 (pin bb 7B4A5B83)

Mahkota Medical Centre Surabaya mengatakan...

Selamat Pagi, perkenalkan kami perwakilan Mahkota Medical Centre Surabaya Rep Office. kami adalah salah satu perwakilan di jawa timur. kami siap membantu dan memberikan:
1. informasi seputar mahkota dan malaca malaysia
2. informasi fasilitas & kesehatan
3. Appoitment dokter dan arange perjalanan sampai akomodasi dengan Company Rate kami
4. Second opinion langsung dari Dokter kami.
Semua pelayanan ini FREE of Charge, walaupun hanya untuk bertanya atau sekedar second opinion dari Dokter lain kita siap membantu .Jika Membutuhkan infomasi tentang Mahkota Medical Centre Melaka Malaysia, silahkan hubungi kantor perwakilan kami….
Surabaya Representative Office
Mahkota Medical Centre
Jl. Barata Jaya XIX / 31C
Surabaya 60131 – Indonesia.

031-5020588 / 5026502
WA : +6281 331777697
Line : +6281 4026 2166
Phone : +6283 8300 28050
Email : mmcsurabayaoffice@gmail.com
Fb : https://www.facebook.com/mmc.surabaya
http://mahkotamedicalcentresurabayaoffice.blogspot.co.id/

Categories

adventure (256) Living (232) Restaurant (146) Cafe (137) Hang Out (130) Jawa Barat (99) Bandung (91) Story (79) Movie (72) Lifestyle (64) Jakarta (63) Aceh (48) Event (46) Hotel (34) China (31) Jawa Tengah (27) Islam (24) New Zealand (23) Japan (20) Hong Kong (19) Book (18) Science (18) South Korea (18) Consultant (16) Malaysia (16) Technology (16) Family (15) Warung Tenda (15) Jawa Timur (14) Semarang (14) Vietnam (14) Kuala Lumpur (13) Philippines (12) Beach (11) Blackberry (11) Brunei Darussalam (11) Dokter (11) Macau (11) Crush (10) Lomba (10) Boracay Island (9) Kalimantan Timur (9) Kepulauan Derawan (9) Bali (8) Birthday (8) Cambodia (8) Sabang (8) Shenzhen (8) Tokyo (8) Jeju Island (7) Malang (7) Osaka (7) Seoul (7) Singapore (7) Wedding (7) Karimun Jawa (6) Makassar (6) Auckland (5) Bangkok (5) Bogor (5) Dieng (5) Hanoi (5) Manila (5) Pulau Derawan (5) Siem Reap (5) Sukabumi (5) Surabaya (5) Thailand (5) The Partij (5) Yogyakarta (5) Busan (4) CEO (4) Depok (4) Farming & Gardening (4) Pekalongan (4) Queenstown (4) giveaway (4) Australia (3) Baby (3) Da Lat (3) Ho Chi Minh (3) Kalibo Island (3) Kalimantan Utara (3) Kepulauan Seribu (3) Kobe (3) Kyoto (3) Penang (3) Rotorua (3) Te Anau (3) 2PM (2) BBLive (2) Blackberry Live Rockin Concert (2) Christchurch (2) Etude House (2) Fox Glacier & Franz Josef (2) Gold Coast (2) Ha Long Bay (2) Hakone (2) Home Made (2) Matamata (2) Medan (2) Nami Island (2) Probolinggo (2) Pulau Kakaban (2) Pulau Maratua (2) Pulau Sangalaki (2) Shontelle (2) Suede (2) Taio Cruz (2) Tarakan (2) The Face Shop (2) Wellington (2) Berau (1) Cilegon (1) Cimahi (1) Cirebon (1) Festival BLOG 2010 (1) Nihn Bihn (1) Pulau Gusung (1) Pulau Madura (1) Skin & Body Care (1) Solo (1) Taupo (1) Vampire Diaries (1)

Iklan

Iklan