Desember 30, 2014

Kesimpulan Perjalanan ke Filipina

Kali ini saya akan memposting kesimpulan perjalanan saya ke Filipina kemarin. Saya tidak mengikutsertakan Malaysia yah, walaupun saya sempat sehari disana sepulang dari Manila. Malaysia udah pernah saya posting sebelumnya. Saya memang selalu menarik kesimpulan dari hasil analisa saya ketika jalan-jalan ke luar negri.

Tiket Murah
Alhamdulillah karena saya dapat tiket Malaysia Airlines super murah, bahkan lebih murah daripada saya bolak-balik Jakarta-Bandung. Sebenarnya waktu ini memang maskapai yang satu ini memberikan diskon hampir ke seluruh dunia, tapi pilihan saya Filipina. Kenapa? Pertama, karena Asia Tenggara, jadi masih murah. Kedua, saya lagi pengen liburan ke pantai. Kekurangannya adalah, kalian bakalan merasakan banyak banget transit. Kalau diurutkan perjalanan saya Jakarta - Singapore (transit) - Kuala Lumpur (transit) - Manila (transit) - Kalibo (transit) - lalu jalan darat dan naik kapal ferry ke Pulau Boracay. Sudah menghabiskan seharian terbang di angkasa, jalan darat juga, melewati laut juga. Tapi terbayarlah dengan keindahan pantainya.
White Sand Beach, Boracay Island
Transportasi
Negara-negara yang saya kunjungi sebelumnya memang sudah memiliki transportasi massal seperti Subway, MRT, bahkan Shinkansen. Berbeda dengan Filipina yang sepertinya MRT bukan transportasi utama. Jadi saya nggak mencoba naik MRT. Kalau di Pulau Boracay, kami bisa sewa mobil atau naik Tricycle. Nah, di Manila, kalian lebih baik naek Jeepney. Selain murah, tempat-tempat wisata juga lebih mudah dijangkau dengan menggunakan Jeepney. Jujur aja saya merasa kurang nyaman. Nggak semua orang di Manila bisa bahasa Inggris dan jurusan Jeepney juga nggak begitu jelas. Mana orang-orang di dalamnya juga banyak yang serem. Lebih enak naik transportasi massal deh. 
Rizal Park, Manila

City Explore
Menurut saya Manila adalah kota yang tidak begitu aman. Saya nggak menyarankan untuk solo traveller (jalan sendiri) ke negara ini karena memang kriminalitas masih tinggi. Banyak terjadi penipuan di taks. Penipuan juga ada di Intramuros dengan cara menaikkan tarif kereta kuda berkali-kali lipat dengan harga yang disepakati (ini saya baca pengalaman anak backpacker yang lain). Hampir setiap pertokoan di pasar dipasang teralis dan di setiap tempat ada polisi dengan senjata laras panjang. Serem 'kan? Jadi mendingan kalau mau ke Manila rame-rame sama teman-teman. 

Belanja
Filipina bukan surga belanja. Selama di Boracay, oleh-oleh yang menarik bagi saya hanya aksesoris seperti kalung dan gelang, magnet kulkas, kaos, dan tas kain. Mungkin aksesoris bisa menjadi oleh-oleh wajib karena memang bagus banget. Baju pantainya sama aja seperti Bali. Kalau di Manila, saya hanya tertarik dengan Dried Mango. Kalau baju, tas, sepatu, masih mending beli di Kuala Lumpur.

Kuliner
Karena Boracay adalah sebuah pulau, jadi makanan khas disana adalah seafood. Memang sih menu non halal banyak sekali di Pulau ini tapi menu seafood juga nggak kalah banyaknya. Rasa makanan sih enak, mungkin karena memang kami capek dan lapar. 

Budget
Berikut budget yang saya tulis untuk 4 orang. Beberapa harga agak berbeda karena ada yang beli belakangan pas promo udah habis.

Malaysia Airlines Sin-Manila-Sin Rp. 677,422
Cebu Pasific Kalibo - Manila Rp. 341,679 + Rp. 597,679 = Rp. 939,358
Philipine Airlines Manila - Kalibo Rp. 1,416,732

Lion Air Kuala Lumpur - Jakarta Rp. 573,163
Air Asia Kuala Lumpur - Jakarta (666 MYR) = Rp. 2,469,562

Penginapan di Boracay 3750 PHP = Rp. 1,068,750
Penginapan di Manila 1950 PHP = Rp. 555,750

Total Rp. 7,700,737 dibagi 4, berarti perorang Rp. 1,925,184

Untuk makan, transpor, dan belanja mungkin sekitar 2,5 juta. Jadi total 4,5 juta rupiah. Lumayan 'kan? So, berniat berlibur ke Filipina yang memiliki pantai terindah nomor 1 di Asia?

4 comments:

zach flazz mengatakan...

ya, siip Mbak.
buat masukan berharga kalo kesana bareng keluarga.

merry go round mengatakan...

Waaahhh nggak nyangka juga kalo Filipina kurang aman buat solo traveler :(

Mila Said mengatakan...

pengen ke pilipina

Anonim mengatakan...

saya mau tanya, kalau bahasa orang sana bilang 25K itu artinya 25000 peso kah, seperti orang indonesia bilang 1000K=1 jt rupah?
mohon dijawab! trims...

Categories

adventure (256) Living (235) Restaurant (146) Cafe (138) Hang Out (131) Jawa Barat (100) Bandung (92) Story (80) Movie (73) Lifestyle (64) Jakarta (63) Aceh (48) Event (47) Hotel (34) China (31) Jawa Tengah (27) Islam (24) New Zealand (23) Japan (20) Hong Kong (19) Book (18) Science (18) South Korea (18) Consultant (16) Malaysia (16) Technology (16) Family (15) Warung Tenda (15) Jawa Timur (14) Semarang (14) Vietnam (14) Kuala Lumpur (13) Philippines (12) Beach (11) Blackberry (11) Brunei Darussalam (11) Dokter (11) Macau (11) Crush (10) Lomba (10) Boracay Island (9) Kalimantan Timur (9) Kepulauan Derawan (9) Bali (8) Birthday (8) Cambodia (8) Sabang (8) Shenzhen (8) Tokyo (8) Jeju Island (7) Malang (7) Osaka (7) Seoul (7) Singapore (7) Wedding (7) Karimun Jawa (6) Makassar (6) Auckland (5) Bangkok (5) Bogor (5) Dieng (5) Hanoi (5) Manila (5) Pulau Derawan (5) Siem Reap (5) Sukabumi (5) Surabaya (5) Thailand (5) The Partij (5) Yogyakarta (5) Busan (4) CEO (4) Depok (4) Farming & Gardening (4) Pekalongan (4) Queenstown (4) giveaway (4) Australia (3) Baby (3) Da Lat (3) Ho Chi Minh (3) Kalibo Island (3) Kalimantan Utara (3) Kepulauan Seribu (3) Kobe (3) Kyoto (3) Penang (3) Rotorua (3) Te Anau (3) 2PM (2) BBLive (2) Blackberry Live Rockin Concert (2) Christchurch (2) Etude House (2) Fox Glacier & Franz Josef (2) Gold Coast (2) Ha Long Bay (2) Hakone (2) Home Made (2) Matamata (2) Medan (2) Nami Island (2) Probolinggo (2) Pulau Kakaban (2) Pulau Maratua (2) Pulau Sangalaki (2) Shontelle (2) Suede (2) Taio Cruz (2) Tarakan (2) The Face Shop (2) Wellington (2) Berau (1) Cilegon (1) Cimahi (1) Cirebon (1) Festival BLOG 2010 (1) Nihn Bihn (1) Pulau Gusung (1) Pulau Madura (1) Skin & Body Care (1) Solo (1) Taupo (1) Vampire Diaries (1)

Iklan

Iklan