Maret 25, 2014

Long Way to Narita

Berhubung banyak yang request untuk cepat memposting cerita perjalanan saya, ya udah saya percepat deh. Otak masih agak buntu, tapi demi kalian semua saya rela, hahaha. Dimulai dari perjalanan menuju bandara Narita. Karena saya beli tiket belakangan dari teman-teman, jadinya saya nggak pakai penerbangan Fly Thru atau Connecting Flight Air Asia. Saya beli tiket Jakarta - Kuala Lumpur jam 20:25 tanggal 11 Maret 2014 dan Kuala Lumpur - Osaka jam 1 pagi tanggal 12 Maret 2014.

Untuk menyiasati bagasi, saya nebeng bagasi di penerbangan teman saya yang berangkat jam 18:55 dan penerbangan Fly Thru. Jadi ke bandaranya harus sesuain jadwal teman saya. Oh ya, kalau kalian memilih penerbangan Fly Thru, nanti di bandara LCCT Kuala Lumpur, kalian nggak usah ambil bagasi trus cek in lagi. Nggak usah urusan lagi sama imigrasi. Pokoknya turun di LCCT, langsung pindah ke boarding gate aja. Saya dan teman saya berdua beli bagasi 35 kg untuk 3 koper. Beberapa teman ada yang berangkat dari Bandung. Tapi supaya lebih murah, semua bagasi disatuin ke 1 orang aja.

Karena teman saya berangkat duluan, saya jalan-jalan dulu deh sekitar Terminal 3 Soekarno Hatta. Ketemu sama ibu-bapak yang mau ke Kansai juga jenguk anaknya. Dia sangka saya kuliah juga di Jepang (aminnnnn), jadi ngobrol sebentar sebelum ibu itu juga berangkat duluan. Nah, sewaktu saya berangkat, ternyata ribet juga nggak connecting flight. Mana pesawat saya pesawat terakhir, pokoknya di pikiran saya cuma, "keburu nggak yah?"

Selama di pesawat saya tidur sepanjang jalan. Sesampai di LCCT, dari turun pesawat dan jalan ke Gate aja jauuuhhhh banget. Trus keluar melalui imigrasi. Pake acara ditanya-tanya lagi sama petugas imigrasi sampe kapan mau di Malaysia. Saya bilang saya langsung berangkat. Trus lolos dari imigrasi, saya pindah dari Arrival Gate ke Departure Gate. Nyasar lagi! Bertambah lah waktu jalan karena nyasar. Akhirnya nanya orang dan ketemu juga International Departure. Setelah verify document dan si mbak yang ngurusin dokumen heran saya cuma bawa 1 ransel kecil ke Kansai (dia berkali-kali nanya, "nggak ada bagasi??").

Di imigrasi, ibu petugasnya nanya lagi ini passpor apply dimana? Dengan nada mencemooh. Ya saya bilang, saya apply di Indonesia, Aceh. Dia jawab sinis gitu, "Aceh?" OMG! Cepetan stempel passpor sayaaa! Hanya teriak dalam hati. Boarding pesawat jam 12 malam dan saya tiba di boarding Gate jam 23:50. Ketemu sama teman-teman saya dan mereka menghela napas lega. Pada udah panik takut saya nggak keburu boarding. Ibu dan Bapak yang mau ke Kansai itu juga tiba-tiba bilang, "Ini dia si Meutia dari tadi ditungguin." Eh, kok si ibu tau nama saya? Hihihi.

Ternyata belum sampai disitu perjuangan. Karena pesawat MAS baru saja hilang, jadi pengamanan di Bandara diperketat. Petugas menyapa saya, "Assalamu'alaikum, bisa tunjukkan Visa Jepang?" Petugasnya ramah banget sih, jadi saya nggak takut. Saya ditanyain kapan pulang, mau kemana aja, ngapain aja, dan pulang dari mana. Saya jawab dengan percaya diri, singkat, padat, dan jelas. Jadinya satu rombongan aman deh. Duduk beberapa menit di Boarding Gate, trus naik pesawat. Baru pertama kali naik Air Asia X. Pesawatnya gede, kursinya satu deret tiga kiri, tiga tengah, tiga kanan. Langsung persiapan tidur selama 6 jam di pesawat. Oh ya, pilot pesawat juga mengingatkan masuknya waktu Shalat Shubuh. Jadinya nggak usah takut kelewatan waktu shalat.
Sampai di Kansai International Airport
Jam 8:25 tiba di Bandara Kansai. Aah, nggak percaya udah sampai Jepang. Saya naik monorail dari tempat kedatangan menuju imigrasi. Saya gampang-gampang aja lolos dari imigrasi, sedangkan ada satu teman saya ranselnya terpaksa dibongkar. Ntah kenapa bisa sampai dibongkar, tapi akhirnya lolos juga. Sewaktu ambil bagasi, saya kagum melihat antrian bagasi di rel. Jadi kalau udah penuh rel nya dengan bagasi, rel nya berhenti. Baru keluar lagi satu-satu. Keren deh.
Naik Monorail
Setelah mengambil bagasi, saya di cegat reporter. Katanya sih dari stasiun TV Kansai. Trus saya diwawancara. Hahaha. Di Indonesia aja nggak pernah di wawancara. Mereka nanya, asalnya dari mana, kesini mau ngapain, berapa lama disini, gitu lah. Setiap saya jawab mereka antusias banget ekspresinya. Saya bingung plus keheranan juga dengan ekspresi begitu. Sewaktu menunggu teman-teman saya di toilet, saya di sapa cowok ganteng. Dia ngomong pakai bahasa Jepang, trus saya jawab, "Sorry, i'm just waiting for my friend." Trus dia langsung bilang, "Sorry i've got the wrong person." Logat bahasa Inggrisnya bagus banget, mana ganteng lagi orangnya, pingsan!
Suasana bandara
Trus yang membuat saya kagum lagi adalah Toilet. Hahaha. Ini toilet tombolnya banyak banget. Saya cobain satu-satu. Ada yang untuk menghangatkan dudukan toilet, air panas, dan ada tombol musik. Untuk semprotan, ada tombol semprotan menyebar, satu arah, maju mundur, dan blower untuk mengeringkan. Kalau mau flush juga tinggal tempelkan tangan ke bagian warna merah. Nanti air langsung mengucur. Oh ya, kalau kalian sedang buang air besar, bisa tekan tombol suara air. Jadi nggak kedengaran bunyi-bunyi aneh, hahaha. Nama toilet dengan banyak tombol itu bidet.
Bidet
Saya dan teman-teman beli minum seharga 150 yen di vending machine. Lalu duduk menunggu Check In Jetstar menuju Tokyo. Tiba-tiba datang lagi bapak-bapak dengan wajah ramah trus mengeluarkan badge JAPAN POLICE. Ah, apalagi ini?? Ternyata dia cuma mau ngecek passport dan Visa kita doang. Katanya semua orang di cek secara acak. Setelah kita menunjukkan Passport, dia langsung pergi dan minta maaf karena mengagetkan kita. Selagi menunggu juga kami disuguhkan pemandangan cowok sedang marah-marah bentak-bentak keluarganya. Suaranya gede bener, kedengaran seluruh bandara. Karena pusing banyak kejadian aneh-aneh, akhirnya kami Check In aja.

Ternyata bandara Kansai itu memberlakukan peraturan ketat untuk bagasi. Jadi kopernya benar-benar di ukur tinggi, lebar, dan panjangnya apa masuk ke cabin. Karena 2 koper yang kami kira kecil nggak bisa masuk cabin, jadilah beli bagasi lagi. Untung petugasnya baik, jadi dia nggak dihitung kelebihan bagasi, tapi membeli paket bagasi baru seharga 2500 yen untuk 20kg. Setelah urusan bagasi selesai, kami masuk ke boarding gate. Nah, sewaktu pengecekan x-ray untuk tas cabin, karena saya pakai boots, disuruh buka bootsnya untuk di scan. Di kasih sendal hotel untuk sementara, baru dibalikin lagi. Ada-ada saja.
Nungguin boarding
Akhirnya internetan dulu pakai wifi gratisan di bandara untuk ngasih kabar ke orang rumah, sekalian foto-foto sedikit di bandara. Beberapa menit kemudian, boarding pesawat. Perjalanan menuju Tokyo sekitar 1 jam 15 menit. Finally, sampailah di Narita Airport, salah satu bandara terbaik di dunia. Capeknyaaaaaa :(
Foto dulu di Narita Airport
Perjalanan dilanjutkan ke Tokyo Disneysea. Ditunggu ya :)

9 comments:

Anonim mengatakan...

yah posingan galau donk :D

Meutia Halida Khairani mengatakan...

ngga mauu felix..

Sarah mengatakan...

widiiihhh enak bgt ya yg jalan2, pasti seru tuh, jadi ngiri neh, hehehe

Anonim mengatakan...

Hi Meutia, ini Diska yang tadi comment di Instagram. Sepupu ku posisi nya sama kaya kamu, visa nya ditolak padahal ticket dan akomodasi sudah settled. Nah, yang mau aku tanyain, pas dari jepang nya itu harus siapin apa aja ya? documents apa gitu, dan di immigrasi nya ditanyain apa aja? sebenrnya agak deg@an sih ini, tapi apapun mau dilakuin supaya mereka berdua tetep jalan2 bareng ke korea. hehehe.. makasih banyak ya meut, ditunggu banget balesan nya. :)

Meutia Halida Khairani mengatakan...

Hai Diska, saya jawab ya..
>>pas dari jepang nya itu harus siapin apa aja ya? documents apa gitu?
Kalau saya ngeprint dokumen di link ini http://www.immigration.go.kr/HP/IMM80/index.do

pilih Useful Information > No-Visa Entry Policy for Foreigners in Transit
Di highlight aja:
Eligibility for No-Visa Entry for Foreigners in Transit

sebenarnya ini untuk jaga2 doang. saya nggak diminta juga dan emang ga ada masalah.

>>dan di immigrasi nya ditanyain apa aja? Pas waktu di imigrasi korea, saya langsung buka passpor yg tertempel visa jepang, trus nunjukin tiket keluar korea. Petugasnya cuma nanya, "Are you travelling from Japan?" Trus saya jawab iya, dan passport saya langsung di stempel, beres.

Sewaktu di Bandara Kansai menuju Seoul, petugas cek in bagasi nanyain, "You dont have Korean Visa?" tapi nanya nya baek banget. Saya jawab, "Yes but i'm only traveling 5 days and this is my airline tiket leaving from Busan to Kuala Lumpur."
Petugasnya ngeliat tiket keluar korea saya dan ngecekin, trus data2 di input, trus beres. Dia ngeluarin boarding pass.

Udah cuma begitu aja sih. Nggak ada yang aneh2.. aman2 aja, hehe

zachflazz mengatakan...

wahh, ini sih asyik bangeeet.
nggak bakalan terlupakan dah pasti.
OK, saya tunggu cerita di Disneyland-nya. pasti lebih seru nih nanti.

Catatan Kecilku mengatakan...

Ternyata pake acara deg2an juga ya perjalanannya...?
Untunglah semua bisa berjalan lancar pada akhirnya :)

veny mengatakan...

Hallo Meutia
saya mau tanya , knp dari osaka kamu lgs terbang ke Tokyo ? , knp ga jalan2 dulu di Osaka ?

Meutia Halida Khairani mengatakan...

@veny : connecting flight ke tokyo. pulang dari tokyo baru jalan2 di osaka.. kan banyak tuh postingan saya mengenai osaka.

Categories

adventure (256) Living (232) Restaurant (146) Cafe (137) Hang Out (130) Jawa Barat (99) Bandung (91) Story (79) Movie (72) Lifestyle (64) Jakarta (63) Aceh (48) Event (46) Hotel (34) China (31) Jawa Tengah (27) Islam (24) New Zealand (23) Japan (20) Hong Kong (19) Book (18) Science (18) South Korea (18) Consultant (16) Malaysia (16) Technology (16) Family (15) Warung Tenda (15) Jawa Timur (14) Semarang (14) Vietnam (14) Kuala Lumpur (13) Philippines (12) Beach (11) Blackberry (11) Brunei Darussalam (11) Dokter (11) Macau (11) Crush (10) Lomba (10) Boracay Island (9) Kalimantan Timur (9) Kepulauan Derawan (9) Bali (8) Birthday (8) Cambodia (8) Sabang (8) Shenzhen (8) Tokyo (8) Jeju Island (7) Malang (7) Osaka (7) Seoul (7) Singapore (7) Wedding (7) Karimun Jawa (6) Makassar (6) Auckland (5) Bangkok (5) Bogor (5) Dieng (5) Hanoi (5) Manila (5) Pulau Derawan (5) Siem Reap (5) Sukabumi (5) Surabaya (5) Thailand (5) The Partij (5) Yogyakarta (5) Busan (4) CEO (4) Depok (4) Farming & Gardening (4) Pekalongan (4) Queenstown (4) giveaway (4) Australia (3) Baby (3) Da Lat (3) Ho Chi Minh (3) Kalibo Island (3) Kalimantan Utara (3) Kepulauan Seribu (3) Kobe (3) Kyoto (3) Penang (3) Rotorua (3) Te Anau (3) 2PM (2) BBLive (2) Blackberry Live Rockin Concert (2) Christchurch (2) Etude House (2) Fox Glacier & Franz Josef (2) Gold Coast (2) Ha Long Bay (2) Hakone (2) Home Made (2) Matamata (2) Medan (2) Nami Island (2) Probolinggo (2) Pulau Kakaban (2) Pulau Maratua (2) Pulau Sangalaki (2) Shontelle (2) Suede (2) Taio Cruz (2) Tarakan (2) The Face Shop (2) Wellington (2) Berau (1) Cilegon (1) Cimahi (1) Cirebon (1) Festival BLOG 2010 (1) Nihn Bihn (1) Pulau Gusung (1) Pulau Madura (1) Skin & Body Care (1) Solo (1) Taupo (1) Vampire Diaries (1)

Iklan

Iklan