September 26, 2013

Foto dan Kenangan

Sudah lama saya tidak menulis sebuah cerita. Seperti biasa, ini adalah hasil dari kehidupan nyata yang sudah saya bumbui berjuta-juta penyedap sehingga rasanya udah lebay, hahaha. Semoga bisa menjadi inspirasi buat kalian semua. Cekidot!



Kalau kata orang, cinta itu harus di pupuk sehingga tumbuh menjadi bunga yang cantik. Mungkin itu terjadi padaku. Pada awalnya, aku tidak suka dia. Tapi kebaikan hatinya membuatku jatuh cinta. Rasa sayang dan penyabarnya juga membuatku bertekuk lutut. Walaupun dia tidak sempurna, tidak se-ganteng Lee Min Ho, tidak se-kaya Lee Min Ho, dan tidak se-macho Lee Min Ho. Tunggu, kenapa Lee Min Ho semua??

Dia juga sayang sama keluarganya. Sangat sayang, bahkan jadi boomerang tersendiri untukku. Kami menjalin hubungan dengan sembunyi-sembunyi agar keluarganya tidak tau. Berbeda denganku yang tidak pernah menyembunyikan apa pun dari keluargaku. Aku bebas memamerkan fotonya pada orang tuaku, pada keluarga besarku, bahkan semua temanku tau. Tapi dia? Mungkin hanya beberapa fotoku di handphonenya. Bahkan foto-foto yang ku upload ke facebook, dia untag dan di sembunyikan dari timeline. Dan aku tidak mengenal teman-temannya.

Awalnya aku pikir, dia memang tidak suka mengupload foto di social media. Padahal aku tidak pernah berfoto mesra dengannya. Lalu suatu hari aku tau kalau dia mengupload semua fotonya bersama teman-temannya. Dia terlihat sangat bahagia, tanpa aku mungkin.
 
Sekali-kali aku dan dia juga beberapa orang teman pergi ke sebuah kota untuk berlibur. Aku selalu ingin berfoto dengannya tapi dia ogah-ogahan. Memang akhirnya aku mendapatkan fotonya, tapi kita bisa menilai dari sebuah foto kalau dia tidak bahagia berfoto bersamaku. Berbeda denganku yang selalu ingin memiliki sebuah gambar dengannya di tempat yang baru. Aku selalu berharap, agar suatu hari nanti kita bisa mengenangnya bersama-sama. Tapi dari semua foto, hanya aku yang terlihat bahagia, dan dia biasa saja. Hal itu yang membuat dia tidak begitu fotogenik. Padahal senyumannya bagiku can light up the night sky. Tidak mungkin ada orang dengan senyuman seindah itu bisa tidak fotogenik.

Bahkan aku sampai di tahap dimana tidak memintanya untuk berfoto bersamaku karena aku takut ditolak. Aku berfoto bersama teman-temanku dan mengambil fotonya sekali-kali sendiri. Dan dia juga tidak meminta file fotonya padaku kecuali aku yang memberikannya. Aku hanya bisa mengalah dan berusaha berpikir positif, karena aku sayang dia.

Sampai suatu hari, aku mengalami kecelakaan. Peristiwa yang begitu cepat dan yang aku ingat adalah ketika aku sadar, aku berada di ruang ICU. Di tubuhku penuh selang dan kabel yang aku bahkan tidak mengetahui apa pun. Samar-samar aku melihat dia dan sahabatku datang menjenguk. Sahabatku sudah menangis tersedu-sedu dan dia diam melihatku. Aku teringat dulu ketika aku di opname, dia tidak bisa berada di sampingku terus-menerus karena pekerjaannya dan dia harus pulang kampung rutin untuk menemui keluarganya.

Aku berusaha berbicara, “pinjem hape…” pintaku pada sahabatku. Aku tau mungkin hapeku udah hilang ntah kemana ketika kecelakaan.
Sahabatku langsung memberikan hapenya padaku.
Aku meminta padanya, “tolong foto aku dan dia…” pintaku lirih, “dan aku juga ingin berfoto denganmu…”
Sambil terus berurai air mata, sahabatku mengambil fotoku dengannya, dan dengan bergantian aku berfoto dengan sahabatku. 


Sebenarnya aku ingin terus mengenang foto ini kalau nanti aku sembuh. Tapi tidak mengapa kalau ini akan menjadi foto terakhirku dengannya. Aku masih ingin berfoto dengannya sambil menikmati kembang api, di seluruh tower terindah di dunia, di pantai, gunung, bahkan sambil menyelam di lautan. Sayang, waktuku begitu singkat.

Seandainya dia tau kalau foto itu menyimpan kenangan pada saat itu dimana waktu tidak akan pernah kembali selamanya…

14 comments:

Kaos Menyusui mengatakan...

Karna Foto bisa mengabadikan kenangangan yang mungkin penting kita

chickenGrin mengatakan...

foto itu gambaran masa lalu ^_^

the others mengatakan...

Aku punya teman yang juga gak suka banget diajak foto.
Padahal nilai kenangan dari sebuah foto itu sungguh tak ternilai kan ya?

catatan kecilku mengatakan...

Belum tertarik ganti template?
#gagalfokus :D

Rizki Pradana mengatakan...

yang kaya gini nih yg bikin aku mellow :'(
emang banyak cara mnegenang sesuatu..salah satunya lewat foto..
jd inget sesuatu...:((

TUKANG CoLoNG mengatakan...

mengalir :)

nhae gerhana mengatakan...

cerita pendek yg menohok..aaaaa kebawa masuk sedih deh..ini nyata mba??

ditunggu visitnya jg yaaa..hehe..thx

Mila Said mengatakan...

iya bener, udah lama lo ga nulis fiksi.. itu kapan keluar novelnya lagi?

odoy mengatakan...

Karna Foto bisa mengabadikan kenangangan yang mungkin penting kita

nenden mengatakan...

nice post..,.,

cara cepat sembuhkan asam urat mengatakan...

Belum tertarik ganti template?

HoneyBUZZin mengatakan...

Is this real? Sedih saya rasa.

obat herbal penyakit mengatakan...

suka ceritanya

toko penjual ace maxs mengatakan...

maksih share nya

Categories

Living (176) adventure (108) Restaurant (100) Cafe (91) Hang Out (83) Jawa Barat (82) Bandung (74) Movie (70) Story (63) Jakarta (56) Lifestyle (48) Event (39) Aceh (32) Jawa Tengah (24) Islam (21) Japan (20) Science (18) South Korea (18) Book (17) Technology (16) Hotel (15) Semarang (14) Warung Tenda (13) Blackberry (11) Crush (10) Dokter (10) Lomba (10) Consultant (9) Tokyo (8) Jeju Island (7) Osaka (7) Seoul (7) Birthday (6) Karimun Jawa (6) Singapore (6) Bangkok (5) Dieng (5) Sukabumi (5) Thailand (5) The Partij (5) Yogyakarta (5) Bali (4) Beach (4) Busan (4) Kuala Lumpur (4) Malaysia (4) Wedding (4) giveaway (4) Bogor (3) Kepulauan Seribu (3) Kobe (3) Kyoto (3) 2PM (2) BBLive (2) Baby (2) Blackberry Live Rockin Concert (2) Etude House (2) Hakone (2) Nami Island (2) Shontelle (2) Suede (2) Taio Cruz (2) The Face Shop (2) Boracay Island (1) Cilegon (1) Cimahi (1) Festival BLOG 2010 (1) Makassar (1) Manila (1) Medan (1) Philippines (1) Solo (1) Vampire Diaries (1)

Iklan

Iklan