Mei 24, 2012

Pulau Tengah, Taman Nasional Karimun Jawa

Sebaiknya kalian membaca postingan-postingan saya sebelumnya untuk mengetahui asyiknya perjalanan menuju Kepulauan Karimun Jawa. Hari ketiga ini, saya ingin memburu SunRise di daerah Nirwana. Katanya sih, Sunrise disitu bagus banget. Sayangnya, hari ketiga saya di Karimun Jawa itu, pagi-pagi malah hujan. Huft! Tapi saya kasih tau, buat kalian yang mau ke Nirwana, bisa naik mobil pick-up (bak terbuka) yang disewakan warga dengan harga Rp. 10.000/orang (mahal sih menurut saya). Lalu tiket masuk ke Nirwana Rp. 12.000 karena ini adalah private beach. Semoga kalau lain kali kesini, bisa menikmati Sunrise.
Foto dulu sebelum melaut
Perjalanan hari ketiga ini dilanjutkan menuju Pulau Menjangan. Snorkeling lagi dan lagi. Setiap mau snorkeling, saya cukup excited tapi ketika mau lompat ke laut malah takut. Habisnya bisa ketelen air dan kemasukan air melalui hidung. Setelah itu seperti biasa, saya berenang dan snorkeling kesana kemari. Salah satu yang unik dari Pulau Menjangan ini, ikannya banyak sekaliiiii. Teman saya mendapatkan berry laut (saya nggak tau nama buahnya), lalu diarahkan ke ikan-ikan. Mereka langsung menyerbunya. Untung saja tournya memiliki kamera bawah air. Jadinya ikan-ikan itu puas di foto.
 
 
Setelah selesai snorkeling, kita ke Pulau Tengah. Karena ada Dermaga, jadinya nggak usah nyemplung dulu ke laut, baru jalan ke pesisir. Seandainya Pantai di Pulau Tengah ini milik pribadi, bisa-bisa kerjaan saya tiap pagi adalah main di pantai dan berenang bersama ikan nemo. Kalian tau, biasanya pesisir pantai itu dangkal dan sedikit ke tengah baru dalam. Kalau pantai yang satu ini, pesisir langsung dalam. Ya memang sih dalamnya selutut saya, lalu teruuus turun sampai sepundak (ini masih pesisir lho). Hal ini membuat masih ada ikan yang berenang di pesisir pantai.
Pulau Tengah, Taman Nasional Karimun Jawa
Berfoto di kala mendung
Snorkeling di tepi pantai ada nemo (clown fish)
Atraksi
Karena cuaca yang sangaaat panas tapi mendung, saya memilih berteduh daripada harus terus berenang. Wajah saya mulai iritasi dan panas. Sepertinya bakalan mengelupas. Saran saya buat cewek-cewek yang selalu merawat kulit wajah, bawa sunblock wajah yang water resistant sesuai kulit kalian. Biasanya sih nggak dijual bebas. Beda dengan teman-teman saya yang cowok, mungkin cowok itu kulit wajahnya masih alami, jadinya mereka cuma terbakar kulitnya, tidak sampai perih seperti saya. Alhasil, kulit dan wajah gosong habis deh. Oh ya, saat kesini, awan mulai mendung. Jadi tidak begitu bagus untuk mengambil foto. Tapi cukuplah buat kalian membayangkan bagaimana suasana di pulau.
Makan, laperr
Bersantai sambil makan siang
Setelah makan siang ikan yang kulitnya keras dan shalat dalam keadaan basah-basah, akhirnya kita melanjutkan perjalanan. Snorkeling lagiii, lagiii, lagiii. Kulit saya udah lecet-lecet dan keriput, muka panas dan iritasi, tapi tidak mengurangi semangat untuk nyelam sana sini, berenang kesana kemari. Pada dasarnya, setiap pulau itu terumbu karangnya sama aja. Yang membedakan adalah banyaknya terumbu karang ekstra jumbo atau bentuk-bentuknya. Silahkan menikmati foto-foto bawah laut lagi.
 
Setelah snorkeling, tour mengantarkan kami menuju Wisma Apung, tempat penangkaran hiu sekaligus penginapan di tengah laut. Kebayang kalau saya tinggal di wisma ini, kemana-mana harus pake boat. Saya tidak turun ke penangkaran karena takut. Fyi, hiu disini jangan sampai disentuh karena dia bisa berbalik menyerang. Jadi kalau kalian mau masuk ke penangkaran, cukup bergerak tanpa menyentuh hiu. Bahkan jangan mencoba menyentuh penyu juga karena dia akan berbalik dan mengejar yang menyentuhnya. Penyu sih memang lambat di daratan, tapi jangan menantang mereka di laut, kalian akan kalah telak.
Dikelilingi hiu
hiu.. mana hiu..
Kalau kalian suka main banana boat, disini agak mahal menurut saya. Kalian harus membayar Rp. 60rb perorang untuk menaikinya. Teringat dulu di Anyer hanya Rp. 120rb dibagi 6 orang. Murah kan?
Bersiap
Manuver kiri
Manuver lagi
Selesai dari penangkaran hiu, saya pulang ke homestay. Setelah mandi, saya mencari oleh-oleh di deretan toko dekat homestay. Memang hanya itu saja toko-toko yang menjual oleh-oleh. Jenis oleh-oleh juga tidak banyak, hanya kaos, gantungan kunci, topi, baju dan kain pantai, dll. Harga kaos Rp. 30.000 - 50.000, sedangkan gantungan kunci Rp. 5000.
Tempat penjualan oleh-oleh
Besok sudah harus kembali ke Jepara. Huft, agak nggak rela sebenarnya karena harus memikirkan lama perjalanan besok. Karena tidak menggunakan kapal ekspres, kami harus menghabiskan waktu 6 jam di laut. Haduwh, semoga baik-baik saja. Overall, Karimun Jawa itu adalah sebagian kecil hal yang menunjukkan bahwa Indonesia itu adalah surga. Datang dan buktikan sendiri.

Semua foto milik pribadi @mu_mut dan teman saya @jimbow87. Please ask for copy.

10 comments:

Cipu mengatakan...

Wuah ceritanya berseri.... Benar benar harus mengagendakan Karimun Jawa nih.... :D

Ajeng Sari Rahayu mengatakan...

Mungkin kalau beneran ada ke Karimun Jawa ntar cuman berani main di pinggiran pantainya :D

temennya mbak Mut berani juga ya, saya mah biar dibayar berapa kalau ada hiunya ogahhhh >.<

ini yang saya tungguin, foto ikan2 ama terumbu karangnya-cantik2 :)

outbound di malang mengatakan...

Kunci keberhasilan adalah menanamkan kebiasaan sepanjang hidup Anda untuk melakukan hal - hal yang Anda takuti.
tetap semangat tinggi untuk jalani hari ini ya gan ! ditunggu kunjungannya :D

zachflazz mengatakan...

aduhh dulu jaman saya kesana belum ada snorkeling sih. tambag menarik tu pasti KJ.

TOMKUU mengatakan...

seru ih... TK udah beberapa kali pingin ke Karimun jawa tapi gagal mulu...

pengen nyobain semua yang mba tulis disini... dari snorkeling, banana boat... sampe berenang bareng hiu...

semoga nanti ada kesempatan kesana...

Adittya Regas mengatakan...

waaaaaa.... *ngusep iler*

nuel mengatakan...

itu gimana caranya ngambil foto di air mbak?

Ario Antoko mengatakan...

keren ada hiunya :D

Elsa mengatakan...

seru banget...
kebayang betapa indahnya.

kalo mau diving, berapa ya disana?

Ajeng Sari Rahayu mengatakan...

Subhanallah >.<
saya jg pengen banget mbak ke sana, semoga ntar terwujud. aamiin

mbak nanya dong, kalau ga bisa renang apa msh bisa snorkeling? pgn nyobain T__T

#maaf ya mbak Mut, saya baru BW. bln kmrn sibuk banget ngurusin skripsi :)

Categories

adventure (256) Living (232) Restaurant (146) Cafe (137) Hang Out (130) Jawa Barat (99) Bandung (91) Story (79) Movie (72) Lifestyle (64) Jakarta (63) Aceh (48) Event (46) Hotel (34) China (31) Jawa Tengah (27) Islam (24) New Zealand (23) Japan (20) Hong Kong (19) Book (18) Science (18) South Korea (18) Consultant (16) Malaysia (16) Technology (16) Family (15) Warung Tenda (15) Jawa Timur (14) Semarang (14) Vietnam (14) Kuala Lumpur (13) Philippines (12) Beach (11) Blackberry (11) Brunei Darussalam (11) Dokter (11) Macau (11) Crush (10) Lomba (10) Boracay Island (9) Kalimantan Timur (9) Kepulauan Derawan (9) Bali (8) Birthday (8) Cambodia (8) Sabang (8) Shenzhen (8) Tokyo (8) Jeju Island (7) Malang (7) Osaka (7) Seoul (7) Singapore (7) Wedding (7) Karimun Jawa (6) Makassar (6) Auckland (5) Bangkok (5) Bogor (5) Dieng (5) Hanoi (5) Manila (5) Pulau Derawan (5) Siem Reap (5) Sukabumi (5) Surabaya (5) Thailand (5) The Partij (5) Yogyakarta (5) Busan (4) CEO (4) Depok (4) Farming & Gardening (4) Pekalongan (4) Queenstown (4) giveaway (4) Australia (3) Baby (3) Da Lat (3) Ho Chi Minh (3) Kalibo Island (3) Kalimantan Utara (3) Kepulauan Seribu (3) Kobe (3) Kyoto (3) Penang (3) Rotorua (3) Te Anau (3) 2PM (2) BBLive (2) Blackberry Live Rockin Concert (2) Christchurch (2) Etude House (2) Fox Glacier & Franz Josef (2) Gold Coast (2) Ha Long Bay (2) Hakone (2) Home Made (2) Matamata (2) Medan (2) Nami Island (2) Probolinggo (2) Pulau Kakaban (2) Pulau Maratua (2) Pulau Sangalaki (2) Shontelle (2) Suede (2) Taio Cruz (2) Tarakan (2) The Face Shop (2) Wellington (2) Berau (1) Cilegon (1) Cimahi (1) Cirebon (1) Festival BLOG 2010 (1) Nihn Bihn (1) Pulau Gusung (1) Pulau Madura (1) Skin & Body Care (1) Solo (1) Taupo (1) Vampire Diaries (1)

Iklan

Iklan