Agustus 02, 2011

Mari ke Mesjid

Wew, taraweh sudah 3 kali kita laksanakan. Masih agak nggak percaya, udah setahun nggak ke mesjid ini, dan alhamdulillah sekarang dipertemukan lagi di kesempatan untuk shalat taraweh berjamaah. Ada hal yang saya suka dari mesjid yang satu ini. Penceramahnya hampir semuanya mantap dan shalatnya 8 rakaat tapi ayat Al-Qur'an yang dibacakan lumayan panjang dan syahdu.

Taraweh Pertama:
Semangat banget ke mesjid, maklum pertama Ramadhan. Dapat barisan di pojok deket pintu dan membuat saya bisa merasakan desiran angin. Nggak gitu panas mesjidnya. Kalau ceramahnya, saya nggak begitu dengar. Dengar sebentar, trus ngobrol. Denger lagi, trus ngobrol lagi. Wah, nggak boleh seperti itu.

Taraweh Kedua:
Ceramah kali ini seperti menampar saya. Ouh Pak Ustadz, ceramahnya nge-jlebbb banget di hati dan otak saya. Awalnya saya kira bakalan sama membosankannya dengan malam pertama. Tapi 5 menit kemudian, ustadz-nya mulai berapi-api. Saya sharing beberapa hal. Ustadz bilang, kenapa negara kita, banyak mesjid, banyak ustadz, banyak ulama, tapi akhlak orang2nya sama saja. Sebenarnya apa yang salah? Mungkin di satu pihak, yang salah adalah yang berdakwah. Banyak pendakwah masih pilih2 mesjid, masih menimbang2 uang hasil ceramahnya, dan parahnya lagi, terkadang masyarakat Indonesia jadi memukul rata semua ustadz. Masih banyak ustadz yang ikhlas berdakwah untuk meningkatkan kualitas akhlak masyarakat. Dan saya jadi teringat ceramah taraweh tahun lalu, ketika para ulama yang belajar agama di mesir, pulang ke Indonesia dan berdakwah, pasti nilai dakwahnya jauh lebih berbobot dari pada ustadz yang dulunya orang biasa dan kemudian tobat jadi ustadz. Indonesia butuh orang2 seperti itu untuk membina akhlak. Ya, akhlak manusia. Salah satu alasan Rasulullah diutus ke muka bumi untuk menyempurnakan akhlak.

Ada lagi yang membuat saya takjub, yaitu saat-saat terkabulnya doa. Mungkin beberapa kali saya berdoa dan belum di kabulkan. Tapi ingatlah bahwa Allah berfirman, "Berdoalah kepadaKu, niscaya akan aku kabulkan(QS. Ra'd: 31). Ini adalah janji Allah, maka berdoalah. Dan saat2 doa diterima oleh Allah adalah ketika sahur. Maka ketika bangun sahur, berdoalah. Yang membuat saya rada nge-jleb adalah, terkadang kita lebih memilih menonton acara televisi ketika sahur daripada berdoa, dan yang pasti untuk mengalihkan perhatian kita. Padahal saat sahur, Allah mendengarkan seluruh doa kita. Allah juga akan mengabulkan doa orang2 yang berpuasa. Maka ketika kita berpuasa, perbanyaklah berdoa, mintalah rizki sebanyak mungkin. Dan doakan saudara2 kita yang berada di garis terdepan peperangan Gaza.

Satu hal lagi, shalat taraweh lah berjamaah di mesjid. Perhitungkanlah berapa nikmat dan pahala yang kita dapat apalagi ketika kita mendapatkan malam lailatul qadar. Jangan pernah mengira2, mungkin malam ini lailatul qadar dan kita ke mesjidnya hanya malam ini saja. Ingatlah, 10 malam pertama adalah yang terberat dan jangan absen dari mesjid terutama kaum pria. Dan pada malam itu, beri'tikaflah di mesjid. Kalau kalian sibuk, ustadz malah balik bertanya, "Siapa lebih sibuk, kalian atau Rasulullah? Sedangkan Rasulullah menghabiskan seluruh malam Ramadhan untuk beri'tikaf di mesjid."

Taraweh ketiga
Sebenarnya malam ini ceramahnya berisi tentang pengalaman Pak Ustadz dalam pelaksanaan ilmu fiqih dalam kehidupan sehari. Cuma, saya sudah ngantuk. Nanti ya saya posting. Semoga postingan kali ini bermanfaat. Amiiin.

25 comments:

makeityourring diamond engagement rings mengatakan...

salam Kenal ya Mbak Khairani, namanya bagus banget.Saya juga merasa prihatin dengan masyarakat indonesia.mereka beramai-ramai mendirikan masjid dan mushollah bahkan dengan ngecrek di tengah jalan .namun setelah masjid selesai mereka tinggalkan itu masjid.masjid sudah kaya musium megah, mercusuar namun sepi kegiatan akidah. Marialh kita sebagai generasi muda moslem yang sadar tentang islam mari makmurkan mesjid dari keluarga kita. We make Big Islam From Home and From Family.Jazakumulloh

Fairysha mengatakan...

kadang yang bikin males tarawehan ke mesjid itu ya bukannya denger ceramah malah dengerin ibu2 ngobrol, remaja yang cekikan, anak2 heboh larian, anak2 kecil nangis. Kadang saya juga seperti itu kalo ketemu teman2 lama di mesjid, hehehe.....

Rika Willy mengatakan...

selamat menunaikan ibadah puasa mbak.

NuellubiS mengatakan...

alhamdul........... lillaaaaaaaaaaah !!!!!!!!!!!! jamaaaaaahhh ....... oh jamaah. Lol

mila mengatakan...

Mut, gw baca postingan lu ii jd inget waktu jaman SD dulu tiap bulan puasa selalu ada tugas nyatet ceramah pas solat taraweh.
Kalo jaman gw SD dulu dah ada blog lu ini, enak banget, gw tinggal nyontek ceramah tiap hari dari sini hahahahaa....

.:diah:. mengatakan...

wew, kereenn bangett yaaa isi ceramah Tarwih kedua di tempat Meutia, saya baru semalam sholat Tarwih berjamaah di Mesjid dekat rumah, malam pertama ma keduanya di rumah aja :D

Dhymalk dhykTa mengatakan...

ehm, thanks dah share pengalamannya..

klo sy mbak merangkum ceramah tarwih yg di dengar dan menulis ulang tp in english itung2 belajar english.

klo mo liat alamatnya

http://dhymalk-1.blogspot.com

Djangan Pakies mengatakan...

Assalamu'alaikum Mbak:
Kalo saya mengistilahkan adalah ramai dalam sepi, maksudnya mushola, masjid dibangun dengan berlomba-lomba menghias dan memperindah, tapi mereka meninggalkan menjadi sepi isinya. Mungkin ramai hanya bulan ramadhan tapi setelahnya hanya para orang sepuh saja yang memakmurkan Masjid. Orang tua tidak memberikan contoh yang baik bagaimana anak laki-lakinya untuk mencintai masjid. Bisanya hanya menyuruh tanpa memberikan keteladanan yang baik.
Coba seandainya jamaah 5 waktu si Masjid seperti orang shalat jum'at, subhanalloh betapi indahnya Islam menuju kebangkitan

Cipu mengatakan...

Hiks, saya blom pernah tarawih berjamaah. Dapat kelas petang mulu. Jadi buka puasa nya dalam kelas, maghrib dan isya nya kudu di jama' dan tarawihnya kudu sendiri....

NURA mengatakan...

ass
setuju mba Mut,mari ke Masjid
tambah rajin dibulan suci ini
marhaban ya ramadhan
selamat berpuasa

catatan kecilku mengatakan...

Iya mbak.., masjid/mushola sekarang tersebar di mana-mana, di kampung2 banyak. Jika dulu hendak ke masjid/mushola harus jalan jauh dulu, sekarang sih gak sampai 1 km udah ada masjid/mushola. tapi ya itu... banyak yg sepi pengunjung.

Taufik Bilfagih mengatakan...

saya terlanjur menaruh curiga di masjid dekt rumah. pertama, sendal saya uda 2 kali hilang. kedua, karena saya pindahan, saya kurang di"hargai" jama'ah sekitar. ketiga, imamnya ketuaan, kalau baca surat, lama sekali... huh... jadi saya beralih ke rumah dngn keluarga... mudahan nda disalahkan,.,, salam kenal

Anonim mengatakan...

credit cards no credit bad credit, line of credit improve credit. shell credit online, [url=http://lowcreditpersonalloans.com]4000 loans online[/url]. highest credit rated bank in us mn student loans.

Adittya Regas mengatakan...

@NuellubiS hahahahaha..... saya kurang suka sama gaya ustad yg satu itu :D hii

Gaphe mengatakan...

siip, taraweh udah dapet hari ketiga.. berarti lebaran tinggal 27 hari lgi. yihaaa...

bener, terkadang tema ceramah dimana-mana sama, diulang-ulang, tapi koq yaaa nggak bagus-bagus Indonesia..

ada banyak kemungkinan, termasuk faktor ikhlas nggaknya itu. hehe.. semua balik ke Niat lillahi ta'ala apa nggak kaan


yuukkk tingkatin ibadaaah di bulan puasa.

thya mengatakan...

wahh.. kalo saya di taraweh day 3. ada pak walikota dateng. disambut meriah. dikawal polisi pula.
hemmm...

Multibrand mengatakan...

Posting anda ini mengingatkan saya bahwa saya belum ke mesjid di bulan Ramadan ini. Yang afdol sebaiknya memang tarawih di mesjid ya.

Multibrand mengatakan...

Posting anda ini mengingatkan saya bahwa saya belum ke mesjid di bulan Ramadan ini. Yang afdol sebaiknya memang tarawih di mesjid ya.

Multibrand mengatakan...

Posting anda ini mengingatkan saya bahwa saya belum ke mesjid di bulan Ramadan ini. Yang afdol sebaiknya memang tarawih di mesjid ya.

rizkimuft mengatakan...

Ceramah taraweh yang paling mantap sejauh yang aku liat sendiri ya sama pak ustad umar. KOCAK ABIIIS ceramahnyaa waktu itu pas malam kedua taraweh di mesjid kupiah mekeutop/mesjid teuku umar.

Elsa mengatakan...

terima kasih Meutia...
aku bener bener baru tahu
kalo saat saat kita sahur adalah saat saat yang mustajabah....dikabulkannya doa kita.
mulai besok, waktu bangun sahur, aku mau berdoa sebanyak banyaknya deh

Baby Dija mengatakan...

Dija juga mau berdoa ah

Andy mengatakan...

saya Tahun ini kaya berat banget mau ke masjid karena satu & lain hal,terasa puasa kurang lengkap tanpa shalat tarawih
Dah saya follow ya blog'a,gantian follow back blog saya

r10 mengatakan...

banyak yg milih nonton tv ketimbang berdoa di malam hari

seandainya setiap masjid punya imam/khatib tetap jadi bisa ceramah ringkas gitu dan bisa bersambung sok hari :D

exort mengatakan...

bulan puasa tahun ini gw susah lagi deh traweh di mesjid

Categories

adventure (255) Living (232) Restaurant (145) Cafe (136) Hang Out (129) Jawa Barat (99) Bandung (91) Story (79) Movie (72) Lifestyle (64) Jakarta (63) Aceh (48) Event (46) Hotel (34) China (31) Jawa Tengah (27) Islam (24) New Zealand (23) Japan (20) Hong Kong (19) Book (18) Science (18) South Korea (18) Consultant (16) Malaysia (16) Technology (16) Family (15) Warung Tenda (15) Jawa Timur (14) Semarang (14) Vietnam (14) Kuala Lumpur (13) Philippines (12) Beach (11) Blackberry (11) Brunei Darussalam (11) Dokter (11) Macau (11) Crush (10) Lomba (10) Boracay Island (9) Kalimantan Timur (9) Kepulauan Derawan (9) Bali (8) Birthday (8) Cambodia (8) Sabang (8) Shenzhen (8) Tokyo (8) Jeju Island (7) Malang (7) Osaka (7) Seoul (7) Singapore (7) Wedding (7) Karimun Jawa (6) Makassar (6) Auckland (5) Bangkok (5) Bogor (5) Dieng (5) Hanoi (5) Manila (5) Pulau Derawan (5) Siem Reap (5) Sukabumi (5) Surabaya (5) Thailand (5) The Partij (5) Yogyakarta (5) Busan (4) CEO (4) Depok (4) Farming & Gardening (4) Pekalongan (4) Queenstown (4) giveaway (4) Australia (3) Baby (3) Da Lat (3) Ho Chi Minh (3) Kalibo Island (3) Kalimantan Utara (3) Kepulauan Seribu (3) Kobe (3) Kyoto (3) Penang (3) Rotorua (3) Te Anau (3) 2PM (2) BBLive (2) Blackberry Live Rockin Concert (2) Christchurch (2) Etude House (2) Fox Glacier & Franz Josef (2) Gold Coast (2) Ha Long Bay (2) Hakone (2) Home Made (2) Matamata (2) Medan (2) Nami Island (2) Probolinggo (2) Pulau Kakaban (2) Pulau Maratua (2) Pulau Sangalaki (2) Shontelle (2) Suede (2) Taio Cruz (2) Tarakan (2) The Face Shop (2) Wellington (2) Berau (1) Cilegon (1) Cimahi (1) Cirebon (1) Festival BLOG 2010 (1) Nihn Bihn (1) Pulau Gusung (1) Pulau Madura (1) Skin & Body Care (1) Solo (1) Taupo (1) Vampire Diaries (1)

Iklan

Iklan