November 30, 2010

Cerita-cerita

Wah, udah agak lama ngga update blog. Sebenarnya setiap minggu saya mengharuskan diri saya mampir ke suatu tempat berbeda untuk di ceritakan di blog. Cuma kemaren keluarga dari Aceh datang, so, apalagi sih yang diburu kalo orang2 luar kota ke Jakarta selain Pasar Tanah Abang?! Ya jadinya menemani mereka kesana deh. Kalo kesana, walaupun udah bokek abis dan membentengi diri untuk nggak belanja, tetaappp aja beli sesuatu. Gawat deh! Kita juga makan di Takigawa berhubung Resto itu masih memberikan diskon 50% untuk All BNI Cardholders. So, ngajakin mereka mencoba masakan Jepang yang enakk..

Oh iya saya mau bercerita 2 pengalaman unik saya hari ini.
1. Sewaktu saya sedang mengantri di ATM, saya melihat bapak di sebelah saya rada aneh. Kebetulan saya mengantri di ATM pecahan 100rb dan bapak itu di pecahan 50rb. Dia bilang gini ke mbak2 yang antri dibelakangnya (Bapak itu sedang mengambil duit).
Bapak : "Mbak, jangan dekat2 dong sama saya. Saya 'kan risih!"
Otomatis saya langsung melihat ke arah bapak itu.
Kata si mbak agak ketus, "Iih, saya juga nggak liat kok."
Bapak : "Tapi saya kan risih mbak deket2 saya."
Muka si bapak mesem2 gitu deh. Saya curiga. Saya langsung melihat jarak si mbak dan si bapak yang padahal agak jauh. Muka si mbak udah bete banget. Trus selesai si Bapak mengambil duit, Bapak itu bukan pergi, eh malah jalan ke belakang si mbak dengan jarak yg dekat.
Kata Bapak : Nih liat, kalo saya dekat2 mbak, mbak kan risih??
Mbak langsung marah, "APA2AN SIH?"
Wew, saya yang melihat kejadian itu jadi jijay sama si Bapak. Dasar orang aneh. Untung bukan saya yang digitu-in.

2. Setelah mengantri di ATM, saya masuk ke Bank. Saya nggak sadar duduk disebelah bapak2 yang berasal dari Papua (yah, namanya juga duduk menunggu giliran, mana peduli disebelah orang mana).
Kebetulan ada berita di TV yang menayangkan kalo di Garut ada cewek hilang, padahal dia mau nikah beberapa hari lagi. Bapak disebelah saya langsung bilang ke saya,
Bapak : "Itu pasti dibawa kabur pacarnya dan pernikahan ini karena pilihan orang tuanya."
Saya langsung heran, tau dari manaaaa coba?
Bapak : "Kamu tau dek, kalo di Irian, kalo bawa lari anak gadis orang, bisa perang suku. Dicariii sampe seluruh kampung."
Wah, saya baru tau Pak. Sambil mengangguk2 aja. Trus berlanjut dia bercerita tentang Orang Irian dan orang Aceh adalah sahabat (Well, dia tanya asal saya darimana). Dan okay, kita bersahabat pak.
Lalu pembicaraan berlanjut.
Bapak : "Adek masih single atau sudah berkeluarga?"
Pertanyaan mengejutkan dan saya menjawab, "Sudah berkeluarga, Pak!" (Astaghfirullah)
Bapak itu melanjutkan bercerita tentang keluarga dan anak2nya yang sudah kuliah di Manado.
Bapak : "Nikahnya udah 3 sampe 4 tahun yang lalu ya? Pasti udah punya paling nggak 1 baby."
OMG, saya mau jawab apa?? "Nggak pak, baru tahun lalu nikah, jadi belum punya baby." Padahal saya mau jawab, "nikahnya barusan aja", tapi rada nggak realistis deh. (Astaghfirullah).
Bapak : "Oh iya lah, wajar kalo belum punya."
Akhirnya teller memanggil nomor urut bapak itu dan pembicaraan kami selesai. Huff, semoga Allah mengampuni saya.

November 24, 2010

Dunia dan Internet

Teman-teman, pernah nggak kalian membayangkan kalau sekarang dunia ini sudah sangat mudah dan murah? Hidup jadi lebih mudah, transaksi mudah, mendapat informasi mudah, dan semuanya gratis tanpa harus bayar. Masih ingat ‘kan kalau dulu kita harus membeli banyak buku, nongkrong di warnet sampe kantor kering dengan kecepatan internet kayak siput, dan menghabiskan waktu ke bank cuma untuk transfer uang atau ke ATM untuk cek saldo.

Mungkin saya salah satu orang yang nggak bisa hidup tanpa internet. Saya benar-benar tidak bisa lepas dari kecanggihan yang satu ini. Selain karena saya suka baca, saya adalah orang yang sangat penasaran. Setiap pulang kantor dan setelah makan malam, hal yang pertama kali saya lakukan adalah surfing ke dunia maya. Suatu kali saya pernah membaca tentang tata surya di sebuah website. Kalian tau, melihat berbagai foto dari teleskop Hubble, betapa indahnya. Seolah-olah semua benda langit bisa ada dalam kamar saya, membentuk gugusan yang sangat indah dan berwarna-warni. Saya download foto-fotonya dan saya streaming video tentang para pakar yang menjelaskan tentang benda-benda angkasa itu. Saya duduk di depan laptop berjam-jam sampe tengah malam hanya untuk mengagumi benda-benda di langit tanpa harus ke luar rumah.

Alhamdulillah dunia pernah menemukan sebuah kecanggihan bernama blog. Berbagai hal aneh, postingan cerita, dan ilmu pengetahuan ada pada artikel sebuah blog. Sebagai contoh : Suatu hari saya pernah membaca sebuah blog tentang pulau terpencil yang penghuninya hanya boneka. Dulu ada seorang kakek yang tinggal di pulau itu dan dihantui oleh roh seorang anak kecil. Sebagai pengusir roh, kakek itu membeli banyak boneka dan seluruh boneka digantung di setiap sudut pulau. Untuk lebih jelasnya, ada disini. Saya sempat merinding membayangkannya. Ada tempat di dunia ini yang se-misterius itu.

Melalui sebuah blog, saya bisa membaca tentang kehidupan di belahan dunia bagian mana, tradisi kebudayaan mereka, menikmati foto-foto negara dan berbagai sudut kota, dan berbagai rahasia yang ada dibalik itu. Dunia ini mungkin terlalu luas untuk kita singgahi satu-persatu. Tetapi dengan adanya internet, semua dikupas tuntas hanya dalam sebuah artikel. Kalau kalian ingin melihat festival di Eropa, tarian di Brazil, silahkan masukkan beberapa keyword di google dan semuanya muncul. Hmmm, saya jadi teringat ketika masih kecil dulu. Saya nongkrong berjam-jam di perpustakaan hanya untuk menikmati foto dari berbagai negara dan cerita-cerita di balik foto-foto unik itu. Biasanya buku bacaan full colour seperti itu harganya mahal sekali.

Alhamdulillah social networking tercipta. Karena harus pindah rumah, pindah sekolah, dan kuliah di kota lain, saya hampir tidak pernah tau kabar teman-teman masa kecil dulu. Berawal dari friendster, saya bisa menemukan beberapa teman. Berlanjut Facebook, twitter, dan berbagai social network yang membuat silaturahmi kita tersambung kembali. Bahkan kita bisa menyelenggarakan reuni akbar dan mengumpulkan banyak orang.

Mungkin banyak orang yang menyalahgunakan internet. Memang saya akui, banyak sekali hal negatif yang bisa dilakukan lewat internet dan untuk mendapatkan hal-hal negative itu juga mudah. Tapi saya orang yang lurus-lurus saja. Saya lebih suka dikenal sebagai orang berwawasan luas daripada orang aneh. Saya punya rasa penasaran, tapi saya mampu mengatur rasa penasaran saya untuk hal-hal yang lebih positif. Dunia ini indah, penuh misteri, dan kita bisa menikmatinya melalui internet. Kasihan kalau keindahannya harus dirusak dengan hal-hal seperti itu.

Saya nggak punya TV di kosan, tapi cukup dengan internet, saya bisa melihat luasnya dunia, membaca berbagai cerita, dan menambah ilmu pengetahuan. Ingatlah, dunia ini tidak melulu tentang pekerjaan kantor, duduk diam di rumah, hura-hura, dan kegiatan yang itu-itu saja. Buka laptop, konek ke internet, dan cari kegiatan baru karena kehidupan kita semua kan cuma 24 jam sehari. Jangan pernah menyia-nyiakannya.

November 21, 2010

Nonton dan Makan Lagi

Akhirnya, saya berkunjung lagi ke bioskop setelah sekian lama... Biasanya sih datang ke suatu Plaza, trus liat2 film nggak ada yang menarik, trus pulang deh. Nah, minggu ini saya menonton 2 film yang oke banget.

Harry Potter and the Deathly Hollow Part 1
Jujur aja, karena selang waktu HP 6 ke film sekarang itu lebih setahun, jadinya saya udah lupa cerita yg ke-enam, apalagi film2 sebelumnya. Sewaktu nonton, otak saya harus loading dulu untuk mengingat cerita di film sebelumnya. Well, ingatan saya cuma Prof. Dumbledore dibunuh Snape, udah itu aja. Ya udahlah, dari pada capek mengingat yang no. 6, sekarang saya akan bercerita sedikit tentang film ini.

Karena Hogwarts udah dikuasai oleh Voldemort dan penyihir2 yang jahat, jadi Harry, Ron, dan Hermione harus pergi meninggalkan sekolah mereka. Mereka mencoba mendapatkan Horcruxes untuk dihancurkan sebelum Voldemort mendapatkan kekuatan penuh untuk membunuh Harry. Horcruxes ini berbentuk kalung dan mereka harus mengendap2 masuk lagi ke Hogwarts untuk mengambilnya dari penyihir. Di scene ini, adegan penyamaran mereka lucu banget. Sampe ada beberapa orang yang salah paham.

Horcruxes itu ternyata nggak bisa dimusnahkan. Jadinya mereka membawanya sampe mereka tau cara memusnahkannya. Horcruxes itu membuat pembawanya jadi stress dan depresi sampe si Ron berantem dengan Hermione dan Harry, kemudian pergi. Untung aja tanpa sengaja Harry menemukan pedang dan Ron berhasil menghancurkan Horcruxes itu. Di film kali ini, House Elf si Dobby tewas, hiks.. hiks.. "Dobby was a friend of Harry." Teringat elf yang satu ini dulu masuk ke kamar Harry, sekarang dia tewas.
Memang di film kali ini nggak terlalu banyak action. Mereka lebih bercerita ini dan itu untuk masuk ke Part 2. Saya sangat berharap kalau Part 2 nanti actionnya mantab and 3D. Kasian banget kan kalo film2 kayak 'gini nggak dalam 3D.

Pepper Lunch
Dulu pernah liat Resto ini di Paris Van Java (PVJ) Bandung dan kalo nggak salah sih belum pernah mampir. Kemarin saya mampir di Resto yang ada di Plaza Senayan. Sempat bingung mau makan di mana karena kayaknya Resto di Plaza ini 'dikit yah, nggak kayak Sency atau Plaza Indonesia.
Well, kalo harga makanan sih mahal menurut saya. Berkisar antara Rp. 40rban sampe 100rban. Ya kalo pesan yang 40rb jadi nggak gitu mahal jg, tapi menu yang 100rb itu sangat menggiurkan. Sewaktu makanannya datang, saya agak heran karena disajikan dalam hotplate dan semuanya masih mentah (kecuali nasi, mana mungkin nasi disajikan masih beras). Rupanya kita disuruh masak sendiri disini. Saya sih nggak gitu mengerti, jadinya suruh sama mbak-nya untuk masakin makanan saya. Belum sempat saya foto, eh udah di oseng2 sama si mbak. Wuihh asapnya kemana2 cuy, dan kalo di diemin, masakannya bisa gosong. Seram juga tapi menarik. Ada foto beberapa makanannya yang saya ambil dari internet. Kira2 begitulah makanannya.

Megamind 3D
Baru sekali ini nonton 3D di Plaza Senayan dan mahal juga, Rp. 70rb! Gile, biasanya sih saya nonton weekend 3D palingan 50rb. Saya suka banget nonton kartun dalam format 3D apalagi kartun pasti sering lucu.
Kartun ini bercerita tentang si Megamind (kepala biru itu) yang dia berjanji pada dirinya untuk menjadi penjahat no. 1. Dulu sewaktu masih kecil, dia nggak punya teman. Orang2 pada suka sama Metroman (bersayap warna putih) mungkin karena penampakannya lebih manusia kali yah. Nah, suatu hari Megamind menyiapkan strategi utk mengalahkan Metroman dan berhasil. Metroman tewas dalam perang. Hal itu membuat Megamind hampa. Penjahat tanpa pahlawan malah jadi membosankan (aneh ya?!). Jadinya Megamind membuat seseorang yang sama kuatnya dengan Metroman untuk bisa melawannya, namanya Titan (yang warna merah).
Ceritanya bagus sih, karena sebenarnya si Megamind itu baik. Trus banyak adegan2 lucu. Cuma ntah karena saya duduk agak jauh dari layar, jadinya efek 3D nya kurang maksimal. Trus sound effect di studio nya juga kurang menggelegar. Padahal beberapa scene, apalagi sewaktu Roxanne Ritchi dibawa terbang berputar2 ke angkasa, seharusnya efek 3D disitu kerasa banget. Tapi, yaa... gitu deh.

Gula Merah
Melanjutkan acara nongkrong, akhirnya pergi juga ke Setiabudione. Paling enak memang kalo kesini karena tempat makannya banyak dan enak buat nongkrong lama2. Kali ini saya ke Gula Merah. Resto ini tradisional sekali dan harga makanannya juga murah2. Pesanan saya Mie Goreng Kampung (Rp. 19500), Mie Goreng Ebi (Rp. 20.500), dan Gimbal Urang (Rp. 16.000). Kalian tau, saya nggak salah pilih. Rasa Mie nya enakkk banget, seperti mie goreng yang kita masak sendiri dengan cabe rawit dan udang (utk mie ebi). Kecapnya berasa dan pedasnya pas. Saya bisa makan dengan cepat saking enaknya, mana porsinya gede banget lagi. Kalo gimbal urang tuh rempeyek udang biasa, tapi enak.
Untuk minuman, saya pesan Teh Jahe (Rp.7000), es campur (Rp. 15rb), dan bubur sumsum (Rp. 15rb). Sebenarnya saya pengen pesan es teler, tapi kok yang keluar dari mulut saya es campur yah. Duh, otak sama mulut mulai nggak singkron. Kalian bisa lihat es campurnya seperti gunung es tinggi keatas. Rasanya enak juga. Sepertinya saya akan datang lagi kesini, puas sama rasa masakan dan harganya. Hehehehe.

November 17, 2010

Idul Adha 1431 H

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1431 H
تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّ وَ مِنْكُم تَقَبَّلْ يَا كَرِيْم


Ini pertama kalinya saya merayakan Idul Adha di Jakarta. Rada nggak enak sih karena tanggal merahnya di tengah2 minggu. Jadinya ngga bisa memperpanjang liburan deh. Hari raya Idul Adha termasuk hari raya besar dimana kita diharamkan berpuasa (hari tasyrik) selama 4 hari, berbeda dengan Idul Fitri yang cuma 1 hari tasyrik. Jadi selama 4 hari Idul Adha, mari makan sebanyak2nya....!!!!
Jujur aja, saya agak sedih lebaran kali ini. Hiks.. hiks... Saya harus kehilangan seorang sahabat (lagi). Dia penempatan di Semarang. Untuk ketemu dia, saya harus izin pulang cepat hari selasa, karena hari rabu dia udah terbang. Rumah dia sedang rame karena sekalian mau hari raya. Ciri khas orang Aceh, kalo lebaran pasti masak rendang dan daging rebus yang berbumbu (sie reboh namanya). Saya makan besar malam itu sekalian mendengarkan dia bercerita panjang lebar. Teringat dulu kita tinggal sama2 di asrama sewaktu kuliah, cerita2 tentang cowok, dan melewatkan hari2 menyenangkan bareng2. Selama di Jakarta, saya udah kehilangan banyak teman cewek yang deket banget. Ada yang ditempatkan ke Medan, ada yang resign dan melanjutkan usaha Ayahnya di Bandung, ada yang penempatan ke Semarang, dan ada juga yang sepertinya akan pindah ke Makassar juga. Huuuaaaa, lama2 saya sendirian dong di Jakarta.

Shalat Ied di mesjid dekat kosan. Kali ini khatib-nya berceramah dengan mantap, two thumbs up! Kalian tau, kalau dari kalian adalah orang kaya yang tidak mau menyembelih hewan qurban, Allah akan memberikan azab yang pedih di hari kiamat. Hati2 lho! Dari ceramah tadi saya jadi sadar kalo sejak bekerja di Jakarta, saya sangat jarang duduk di majelis ta'lim (perkumpulan orang2 yang mengkaji Al-quran dan artinya). Padahal, duduk di majelis dan mengkaji 1 bab Al-Quran lebih baik dari pada memberikan 1000 kuda perang kepada para fisabilillah (orang yang berperang di jalan Allah), lebih baik dari pada 1000 rakat shalat sunnah, dan diam dalam majelis pahalanya sama dengan mengantarkan 1000 jenazah dan menjenguk 1000 orang sakit. Haduuwhh, kemana aja saya pergi akhir2 ini ya??? Padahal sewaktu kuliah saya masih sering banget ikutan majelis. Semoga Allah mengampuni saya.

Setelah shalat, saya pergi lagi ke rumah seorang sahabat juga. Seperti biasanya orang Aceh merayakan hari raya, pasti ada masakan daging. Wah, ntah berapa banyak lontong, daging sapi, udang, dan daging kambing di perut saya. Walaupun sedang nggak di rumah sendiri, yang penting saya masih mempunyai kesempatan makan sebanyak2nya. Tapi kasian juga sewaktu nonton TV, banyak banget orang rebutan pembagian daging yah, sampe terinjak2. Ouh, kemiskinan di negara kita membuat nyawa dipertaruhkan untuk mendapatkan sekantong daging doang. Semoga Allah selalu memberkahi rezeki kita, aminn.

November 14, 2010

Ke Menteng

Wew, hampir seminggu nggak posting blog... Kali ini saatnya nongkrong di pinggir jalan... Sempat berpikir mau nongkrong di Tebet lagi, cuma rada males sih. Ya udah, pilihan jatuh pada Menteng. saya juga belum pernah nongkrong disini. Banyak orang bilang kalo nongkrong di Menteng semakin malam semakin seru. Nah, serunya kayak apa, let's check it out!
Ada satu jalan di Menteng yang full dengan gerobak penjual makanan. Ketika saya duduk, hampir semua penjual berkumpul dan menyodorkan menu makanan. Mereka ribut banget, masing2 nyodorin menu sampe saya bilang, "Aduh mas, tenang, tenang! Kalo ribut 'gini saya nggak bisa milih menu." Lihat aja tuh foto para penjual sedang menyerbu pengunjung lain yang baru aja datang.
Setelah menu terpilih, langsung bubar seketika. Mengherankan sekali yah. Rupanya setiap pengunjung yang datang memang dikepung sama para penjual, ckckck. Saya makan berbagai makanan, mulai dari es kopyor Rp. 15rb, Bebek kremes + nasi uduk Rp. 22rb, dimsum Rp. 13rb, dan roti bakar Rp. 10rb. Mahal ya untuk harga makanan di gerobak pinggir jalan gitu. Mending makan di Resto dengan diskon 50%, jadi harganya sama aja. Disini banyak banget mahasiswa jualan bunga dan ngamen buat mencari dana. Ada juga anak2 kecil yang jualan celengan, majalah, dll. Agak nggak nyaman sih karena kita lagi makan, eh malah digangguin. Yang lucunya, ada kumpulan cowok2 di meja sebelah saya, nggak ditawarin bunga sama penjual bunga karena nggak ada ceweknya. Hahaha.

Selesai ngobrol2 sambil nungguin hujan, saya ke Taman Menteng buat foto2 dan bernarsis ria. Semakin malem memang semakin rame.. Kebanyakan sih mahasiswa atau anak SMA. Banyak banget juga pasangan2. Yang aneh, hampir semua kursi taman, tong sampah, tiang lampu, pohon, dll, ada tulisan siapa love siapa, si ini cinta si itu, cinta si ini selamanya buat si itu, dll. Haduwwh, seperti di film2 jaman dahulu dehhh. Ada penjual minuman yang berkeliling taman pake sepeda. Seru juga deh!

November 08, 2010

Jakarta Culinary and Green Festival 2010

Betapa banyaknya festival selama bulan November ini. Ntah kenapa, menghadiri festival membuat wawasan saya tambah luas. Banyak hal di dunia ini yang nggak bisa kita pelajari secara langsung 'kan? Nah cara yang efektif ya datang ke festival and learned from the experts.

Jakarta Culinary Festival 2010
Untuk pertama kalinya saya datang ke Festival makanan2 yang dimasak oleh Chef dari Restaurant2 terbaik di Indonesia bahkan terbaik di dunia. Sewaktu masuk, saya agak terkejut melihat wine yang sedang dibagi2 ke pengunjung, para chef lagi demo masak, dan harga makanannyaaaa...!! Liat aja tuh bubur ayam Rp. 42.000. Apa ya isi bubur ayamnya??

Saatnya mencicipi makanan gratis dari Chef Sandra Djohan. Dia ini artis juga yang sering muncul di TV. Dia membagi2kan daging domba (atau kambing ya?) yang dia masak dengan sangat empuk dan enaaaak sekali... Duh, ni pasti harganya mahal banget. Dia juga membagi2kan dessert dengan campuran buah + fla + red wine. Well pals, i don't drink wine, jadinya saya kasih ke temen deh dessertnya. Padahal keliatan enaaak buangeeet.
Nah, ada cooking teathre tempat para chef demo masak. Saya langsung duduk di kursi yang tersedia untuk menyimak cara mereka masak. Ntah kenapa, rasanya kita juga bisa deh masak kayak gitu. Tapi karena yang masak itu Chef, jadi terlihat kereeen. Setelah mereka masak, makanannya di bagi2 ke penonton. Sewaktu Chef Antoine Audran masak, saya nggak kebagian makanan yang boleh di cobain. Sewaktu chef kedua, lupa namanya, dia bagi2 makanan banyaaak banget ke pengunjung dengan porsi gede pula'.

Chef ketiga, dia jago masalah kopi dan punya mesin pembuat kopi sendiri, ILLY. Dia mengajarkan kita cara membuat hiasan diatas capuccino yang berbentuk love, daun, dll. Sekarang saya jadi tau 'gimana caranya membuat a cup of cappucino dengan hiasan secantik ituuu... Semua koki yang demo masak ketika itu nggak ada yang dari Indonesia. Mereka nggak ada jadwal memasak malam itu. Jadinya para bule' yang demo dan agak susah juga 'ngerti bahasa inggris dengan logat Prancis.

Pulang ke kosan dengan perut kenyang banget dan dimasakin langsung sama chef, gratisan lagi. Agak menyesal nggak datang hari jumat, ada Farah Quinn. Well, masih banyak koki lainnya sih. FYI, di Hotel Indonesia Kempinski, kalo masakan kalian dimasakin oleh Masterchef Santi Santamaria (Spain), harganya Rp. 1.488.000++ (include wine). Masterchef Alvin Leung (Hong Kong) di Verde Rp. 1.300.00++ (including wine); Edward Kwon (Korea) atau Will Meyrick (Australia) Rp. 550.000++(Including wine), dan lain2 di tempat yang berbeda. Rela nggak kalian ngeluarin duit segitu buat sekali makan? Kalo saya sih mikir berapa kali yaahhhh??
Nah ada favorit quote diatas cooking teathre :
One cannot think well, Love well, Sleep well,
If one has not dined well

-Virginia Woolf-

Jakarta Green Festival 2010
Saya nggak tau acara ini sih pada awalnya. Sewaktu lagi blogwalking hari minggu dan masuk ke blognya Exort, ya udah sekalian saya jalan2 ke Senayan, mampir dulu ke acara ini. Acaranya agak sepi. Jarak antara booth satu dengan yang lainnya jauh2 deh. Ntah karena tema dari acara ini Go Green, jadinya sekalian mengkampanyekan menanam pohon. Di booth Aqua, kita disuruh menulis testimoni yang berhubungan dengan Go Green dan di tempelin di dinding booth semua postingannya.

Kalian tau, pada awalnya saya mengunjungi satu booth ke booth yang lain, saya malah agak terdiam memikirkan bumi. Beberapa poster tentang beruang kutub, artikel2 di poster yang saya baca tentang ozon yang sudah tipis, polusi, dan segala macam hal tentang lingkungan, saya sadar kalo ternyata saya belum banyak melakukan hal yang berguna bagi lingkungan.

Beberapa kampanye mereka unik. Salah satunya adalah nebeng.com. Mereka adalah komunitas nebeng dimana dengan nebeng orang lain, kita bisa menghemat ongkos (itu nomor satu), menghemat persediaan BBM, mengurangi kemacetan karena mengurangi pengendara, mengurangi polusi, dan lain-lain. Sebenarnya kadang2 saya agak malu nebeng orang kalo harus setiap hari ya (kecuali sekali2). Cuma kampanye kayak gini membuat saya re-think, ya ngapain malu buat nebeng kalo manfaatnya sebesar itu.

Saya juga sempat jalan2 ke komunitas bike to work. Itu sih nggak cocok buat saya karena saya ke kantor jalan kaki, walk to work. But, ini adalah komunitas yang menurut saya kampanye-nya udah sampe kemana2 yah. Udah banyak banget juga orang2 yang ke kantor naek sepeda. Pergi ke Booth Bazaar, saya kagum. Hampir semua adalah hasil daur ulang. Ada yang bungkusan plastik bekas deterjen, pewangi, dll yang diubah menjadi sampul agenda, dompet, tas, dll. Lalu hasil koran bekas yang di rendam dan dikeringkan bisa menjadi tas anyaman. Kaleng bekas bisa menjadi sesuatu wadah lucu2 untuk hiasan kamar. Ohh, orang2 kreatif iniii, saya sukaa...

Long Beach Restaurant & Tea House
Puas berkeliling, akhirnya saatnya untuk makan. Saya pergi ke Senayan City dan memilih Restaurant yang satu ini untuk dinner. Tempatnya di LG trus agak nyempil2 gitu deh Resto ini. Sempat terpikir oleh saya bentuk Resto ini tuh kayak di pantai dengan hiasan dinding lukisan2 pantai.

Ternyata hanya standar Resto biasa aja. Saya agak bingung mau makan apa disini karena menunya susah banget namanya. Ya udah deh, pilihan jatuh pada Duck Blackpepper (namanya sudah disingkat) Rp. 58rb dan Frie Mee Malaysia (Rp. 40rb). Rasa bebeknya sangat sangat blackpepper sekali ditambah dengan kecap. Kalo Mie, porsinya cuy, jumbooo! Saya sampe nggak habis doong.

Nah, untuk minuman saya pesan thai coconut Rp. 25rb, Lemon Squash Rp. 25rb, Orange Fresh Rp. 25rb, dan Papaya juice Rp. 20rb. Tau nggak, sewaktu Thai coconut disajikan ke saya, saya shock melihat asap2 yang mengepul-ngepul dari kelapanya. Kirain apaan neh? Eh, ternyata dry ice lhoo!! Gile yah, minuman juga bisa dibuat special effect. Rasa minumannya semuanya biasa aja sih, soalnya cuma jus biasa dan air kelapa biasa. Tapi harganya luar biasa yah, ckckckck. Untung saya pake BNI, diskon 50% for food only.

November 06, 2010

INDOCOMTECH 2010 dan Jakarta Motocycle Show

Di JCC lagi banyak pameran dan rata2 pamerannya mulai tgl 3 sampai 7 November. Nah, saya datang ke INDOCOMTECH 2010 dan Jakarta Motorcycle Show 2010. Saya sih lebih tertarik dengan INDOCOMTECH untuk melihat komputer dan aksesorisnya, smartphone, kamera, dan lainnya. Harga masuk kesini Rp. 5000 untuk hari biasa dan Rp. 15.000 untuk weekend.

INDOCOMTECH 2010
Kalau datang ke pameran ini jadi ngiler banyak hal. Booth yang paling menyita perhatian saya adalah SONY. Liat kamera SONY DSC-T90 dari Rp. 4.449.000 diskon 65% menjadi Rp. 1.499.000. Gilaaa nggaaak? Trus lensa kamera SLR juga diskon gila2an. Saya jadi menyesal lagi nggak menabung kemaren, huaaa...! Trus ngeliat laptopnya, handycamnya, LCD TV, HD TV, ohhh if only my father was here and seeing these discount-sophisticated things.

Jalan2 ke booth lainnya. Kalo laptop, netbook, Ipod, harddisk external, dan aksesoris2 gitu, saya sih nggak begitu tertarik. Yang agak kecewa, kemaren Ipad nggak ada walaupun cuma dummy atau Samsung Galaxy Tab. Dua2 tablet incaran saya itu nggak ada di pameran. Sebel juga sih.
Ke booth TOSHIBA, wah jadi pengen juga laptopnya. Tapi saya kan udah punya laptop merk ini, jadinya suatu hari beli baru, pasti nggak akan beli merk ini lagi.

Ke Sennheiser booth untuk nyobain headphone-nya. Temen saya beli yang merk Audio Technica jauhhh lebih murah dari Sennheiser. Gile yah merk Sennheiser itu, headphone aja bisa jutaan. Mending saya beli speaker aja deh. Tapi ntar mbak2 di kosan pada heran kok kamar saya ada suara menggelegar kayak bioskop. Ngomong2 soal speaker, udah lama nggak ngeliat merk Altec-Lansing. Duh, teringat jaman kuliah dulu beli speaker ini yg gedee, trus monitor komputer 17 inch, dan menyulap kamar asrama jadi bioskop. Buat yang kurang mengerti merk2 diatas, saya udah kasih link ke homepage mereka masing2.
Suasananya juga rameee buanget deh di pameran ini. Siap2 aja terombang-ambing di lautan manusia.

Jakarta Motorcyle Show 2010
Jujur aja, saya sih nggak ngerti masalah motor2an. Cuma surprised aja ngeliat motor2 GEDEE banget. Gimana coba cara mengendarainya.

Ada juga motor kayak sepeda. Trus ada yang mirip robot dan becak, hehehe. Saya juga baru tau kalo BAJAJ itu merk motor kereeen. Hahaha, jadi teringat bajaj yang warna oranye. Silahkan menikmati foto2nya aja yah. Saya nggak ngerti gimana cara me-review sepeda motor.

Yang saya liat sih, kalo motor gede yang matic, kayaknya gendut banget deh. Yang manual aja udah gendut, tapi lebih macho. Kalo cowok pake motor kayak yang saya foto itu, pasti kelihatan cool and macho banget deh, huehehehe.

Oh ya, ada sepeda unik yang saya foto. Tapi saya agak bingung juga, ini sepeda apa motor ya? Habisnya bentuknya aneh sih. Malahan ada yang kayak mesin potong rumput yang tinggal duduk dan serrr.... rumput dipotong. Semakin lama bentuk sepeda semakin aneh ya. Teringat dulu sepeda kakek saya yang jadi barang antik sekarang, sepeda mini yang ada kerangjang di depannya buat taruh tas sekolah, dan sepeda merk wimcycle, federal, polygon, dll. Hmm, masih ada nggak yah?

November 04, 2010

Smartphone & Tablet PC

Lagi nggak ada inspirasi banget nih.. Dari tadi saya nulis di notepad untuk di posting ke blog, trus nggak jadi. Nulis lagi, nggak jadi lagi. Nulis lagi, eh malah kepanjangan dan teringat hal2 sedih sampe nangis sendiri (rada lebay). Well, thank's for the technology jadinya nggak usah buang2 kertas karena tulisan pada nggak jadi. Kalo dulu kan, nggak jadi nulis, trus di remek-remek, lemparr... Terus aja gitu sampe satu ruangan penuh kertas.

Sebenarnya saya lagi pengen Apple Iphone 4G. Dari beberapa website yang saya baca, belum ada 1 pun yang ngasih harga yang jelas berapakah gerangan handphone ini. Mau nitip temen di luar negri, eh ada yang bilang nanti nggak bisa di pake. Haduh, hampir setiap hari buka web yang kasih kabar tentang smartphone ini tapi masihhh aja 'n i found nothing. Palingan ada yang bilang harganya tuh berkisaran antara 9 juta sampai 11 juta. Wah, kalau beli laptop pasti udah paling mutakhir tuh spesifikasinya. Kalo mau lihat spesifikasi iphone 4 selengkapnya, silahkan lihat di http://us.detikinet.com/read/2010/06/08/124542/1373915/317/inilah-spesifikasi-iphone-4.

Saya juga lagi pengen Samsung Galaxy Tab. Kayaknya lucu juga bisa bawa beginian kemana2 walaupun kayaknya sebuah smartphone udah cukup sih. Cuma saya berpikir, kalo lagi bosan dan pengen baca buku, tablet PC kan lebih gede daripada smartphone. Minggu lalu ada pameran di Senayan City yang buat harga tablet yang satu itu turun 1 juta cuy. Dan menurut pemantauan teman saya, yang ngantri puanjanggg buangetttt. Bisa beli gadget begituan dgn harga 6juta, siapa yg nggak rebutan. Apalagi bisa pake kartu kredit segala bank dengan cicilan 0 persen, OMG! Kalian bisa lihat spesifikasinya di http://www.newoes.com/harga-dan-spesifikasi-samsung-galaxy-tab.

Kalian tau, kemaren itu saya sempat menimbang2, beli Apple Iphone 4 dengan Samsung Galaxy Tab atau beli Apple Ipad dengan smartphone Samsung Galaxy S? Hayoo, pilihan yang sulit dan tampak seru untuk ditimbang2, Hehehe.
Nah, hasil browsing saya menunjukkan kalo tahun 2010 ini Apple iphone 4G adalah smartphone terbaik walaupun sempat terdengar berita2 buruk. Tapi saya jatuh cinta juga sama Nokia N8 yang bisa merekam gambar dengan kualitas HD dan kamera 12 Mp dengan lensa Carl Zeiss. Cuma udah pernah pake Nokia dan Morolla, jadi pengen punya Merk laen. Sewaktu di pesta blogger kemaren ngeliat Acer Liquid, jadi pengen punya juga... Trus ada isu yang bilang kalo Sony mau mengeluarkan Playstation Phone kerjasama dengan Sony Ericson. Wah, bakal nggak ada matinya tuh handphone. Kalo lagi bosan, tinggal maen game sepuas ituuu...

Ahh, tidak!! Harus memecahkan celengan dan menghitung uang receh berulang kali untuk mewujudkan keinginan saya. Atau, saya ikutan lomba aja deh yang grand prize nya semua gadget keinginan saya. Hehehe, ide bagus!

Categories

adventure (289) Living (245) Restaurant (148) Cafe (140) Hang Out (133) Jawa Barat (100) Bandung (92) Story (84) Movie (73) Lifestyle (64) Jakarta (63) Aceh (53) Event (48) Islam (38) Hotel (37) China (31) Jawa Tengah (27) New Zealand (23) Japan (20) Hong Kong (19) Book (18) Science (18) South Korea (18) Malaysia (17) Consultant (16) Technology (16) Family (15) Jawa Timur (15) Warung Tenda (15) Kuala Lumpur (14) Semarang (14) Vietnam (14) Saudi Arabia (13) Philippines (12) Beach (11) Blackberry (11) Brunei Darussalam (11) Dokter (11) Macau (11) Crush (10) Lomba (10) Birthday (9) Boracay Island (9) Kalimantan Timur (9) Kepulauan Derawan (9) Singapore (9) Bali (8) CEO (8) Myanmar (8) Sabang (8) Shenzhen (8) Tokyo (8) Cambodia (7) Jeju Island (7) Malang (7) Medina (7) Osaka (7) Seoul (7) Wedding (7) Karimun Jawa (6) Laos (6) Luang Prabang (6) Makassar (6) Surabaya (6) Auckland (5) Bangkok (5) Bogor (5) Dieng (5) Hanoi (5) Manila (5) Pulau Derawan (5) Sukabumi (5) Thailand (5) The Partij (5) Yogyakarta (5) Busan (4) Depok (4) Farming & Gardening (4) Mecca (4) Pekalongan (4) Queenstown (4) Siem Reap (4) Yangon (4) giveaway (4) Aceh Barat (3) Australia (3) Baby (3) Da Lat (3) Entrepreneur (3) Ho Chi Minh (3) Kalibo Island (3) Kalimantan Utara (3) Kepulauan Seribu (3) Kobe (3) Kyoto (3) Penang (3) Rotorua (3) Te Anau (3) 2PM (2) Aceh Jaya (2) BBLive (2) Bago (2) Blackberry Live Rockin Concert (2) Christchurch (2) Etude House (2) Fox Glacier & Franz Josef (2) Gold Coast (2) Ha Long Bay (2) Hakone (2) Home Made (2) Jeddah (2) Matamata (2) Medan (2) Nami Island (2) Probolinggo (2) Pulau Kakaban (2) Pulau Maratua (2) Pulau Sangalaki (2) Shontelle (2) Suede (2) Taio Cruz (2) Tarakan (2) The Face Shop (2) Wellington (2) Banda Aceh (1) Berau (1) Cilegon (1) Cimahi (1) Cirebon (1) Festival BLOG 2010 (1) Kyaiktiyo Pagoda (1) Nagan Raya (1) Nihn Bihn (1) Pulau Gusung (1) Pulau Madura (1) Skin & Body Care (1) Solo (1) Takengon (1) Taupo (1) Vampire Diaries (1)