Juli 04, 2010

Kamera Pengintai

Masih inget nggak kalo saya pernah posting cerita tentang lembur di kantor yang membuat saya iseng2 mempelajari kamera pengintai. This is secret learning. Bahkan teman kantor yang paling dekat dengan saya juga nggak tau kalo saya iseng2 cari tau tentang kamera pengintai. Sebenarnya ini iseng sih, soalnya rutinitas di kantor itu bikin saya bosen juga. Apa salahnya pelampiasan bosen malah mempelajari sesuatu yang baru (ini juga karena terinspirasi dari serial drama Jepang, hehehe).
Mungkin ini adalah tulisan saya yang kedua tentang ilmu pengetahuan. Dulu saya sempat membahas bagaimana Simulasi Monte Carlo bisa memprediksi nilai saham dengan lumayan mantap. Biasanya kalo kita penasaran dengan sesuatu dan suka rela mencari tau tentang itu, pasti informasi yang kita peroleh jadi jauh lebih banyak. Oh ya, saya akan mencoba menggunakan bahasa yang mudah dimengerti karena kebanyakan dari sumber2 yang saya baca, bahasanyaaa cuy, saya aja anak IT sampe bingung sendiri.

CCTV (Closed Circuit Television)
Mana mungkin ada diantara kalian nggak tau apa itu kamera CCTV. Dimana2 juga dipasang kok. Kamera CCTV ini dibagi menjadi 2, yaitu analog CCTV dan digital CCTV. Seperti pemahaman analog yang ada di pikiran kita, sistem ini menggunakan dua cara untuk memancarkan informasi audio-visual. Cara pertama adalah dengan menggunakan kabel dan cara kedua adalah dengan menggunakan alat pemancar tanpa kabel (wireless transmitter) untuk menghubungkan ke alat penerima (receiver).
Digital CCTV biasanya menggunakan Internet Protocol (IP) Camera. Untuk IP Camera, kelebihan banyak banget. IP Camera memungkin kita untuk melihat video secara live pada internet di seluruh dunia. Camera ini juga bisa memonitor lokasi atau suatu benda (sedang menyelidiki atau mengintai sesuatu) dan kita tidak sedang berada disana. Ngerti nggak? Jadi kalo kalian mau memonitor lagi apa sih tetangga sebelah, ya pake IP Camera. Hehehe, tolong jangan ditiru. Tapi ingat, untuk melihat cctv dari internet itu nggak semudah yang kita bayangkan. Pasti ada perangkat2 tambahan yang kita butuhkan. IP Camera keluaran terbaru sudah bisa melihat video dari handphone kita, tapi hp kita tuh harus pake provider yang support 3GPP(3rd Generation Partnership Project). Rata2 provider di Indonesia udah bisa kok.

Standalone DVR
Yang paling membuat saya tertarik tuh Standalone DVR. Alat ini memungkinkan kita untuk memonitor kamera cctv dari komputer kita dan juga dapat merekam gambar dari beberapa kamera sekaligus. Liat aja tuh contohnya di foto bagaimana 1 layar monitor bisa menampilkan 16 hasil rekaman CCTV. Alat ini tuh bisa merekam gambar sebanyak 4/8/16 channel. Kalo mau install DVR di PC (PC-Based DVR) juga bisa sih, tapi hasilnya nggak akan sebagus Standalone. Semua DVR dapat menyimpan data ke harddisk secara digital.
Karena Stand-Alone DVRs dirancang khusus didalam satu circuit board, maka DVR ini akan lebih stabil dan mudah digunakan mekipun tanpa ada pengetahuan komputer sebelumnya. Software / program sudah terinstall pada motherboardnya maka tidak akan ada conflicts dengan hardware lainnya membuat sistem lebih stabil. Berbeda denga PC-Based DVR's, operating sistem / windows di install pada hardisk membuat sistem lebih complex dan kemungkinan terjadi conflict dengan hardware lain lebih besar. Karena PC-Base dirancang bukan untuk recording saja melainkan untuk sistem pedukung beberapa applikasi lainnya membuat sistem kurang stabil dan mudah hang. Disamping itu sistem PC-Base secara fisik berukuran lebih besar karena terdiri dari CPU, monitor, keyboard, stavol dll, maka memerlukan tempat yang luas. Sistem PC-Base berbasis windows mudah di serang virus computer yang banyak bermunculan belakangan ini sehingga komputer akan sering bermasalah dan tidak stabil. Selain itu pengetahuan komputer sangat diperlukan untuk bisa mengoperasikan PC-Base DVR. Jadi kalau emang nggak gitu ngerti komputerisasi, ya susah banget. Sewaktu nonton serial Bloody Monday, saya yakin kalo tu notebook udah di modif2 abis2an deh sama si Falcon, atau di dalam flashdisk blackbirdnya itu komplit banget software2 aneh2.

Berikut referensi web untuk kalian yang ingin mempelajari lebih lanjut karena beberapa hal diatas saya ambil dari sini:
1. http://cctvcamera-alarm.com/index.html
2. http://www.ehow.com/how-does_4886359_cctv-cameras-work.html
dan banyak sekali web yang kalian bisa tanya om google.

Nah, untuk sudut pandang kamera, saya akan bahas sekarang. Bagi yg awam mengenai ukuran Lensa, sudut pandang maupun jarak pandang ideal pada CCTV Camera, dapat berpanduan pada standard berikut:
Ukuran Lensa 2.5 mm = sudut pandang 110° = jarak pandang ideal 8 meter
Ukuran Lensa 2.8 mm = sudut pandang 100° = jarak pandang ideal 10 meter
Ukuran Lensa 3.6 mm = sudut pandang 90° = jarak pandang ideal 12 meter
Ukuran Lensa 4 mm = sudut pandang 80° = jarak pandang ideal 15 meter
Ukuran Lensa 6 mm = sudut pandang 65° = jarak pandang ideal 20 meter
Ukuran Lensa 8 mm = sudut pandang 55° = jarak pandang ideal 25 meter
*toleransi 10-20%, dikarenakan adanya perbedaan hasil pengukuran pada beberapa camera, jarak pandang ideal juga bervariasi pada masing-masing orang.
Semakin kecil ukuran sebuah Lensa, sudut pandangnya akan semakin melebar namun jarak pandang akan semakin menurun terhadap obyek, demikian sebaliknya jika ukuran Lensa semakin besar, sudut pandang akan semakin sempit namun jarak pandang dapat semakin jauh terhadap obyek karena lebih zoom. Obyek tentu saja masih tetap terlihat walau berada diatas jarak pandang ideal, meskipun tentunya obyek akan terlihat semakin mengecil.

Oh iya, kamera ponsel/hp pada keadaan default umumnya setara dgn ukuran lensa camera cctv 4mm. Cobalah meng capture image pada tempat sekitar camera cctv akan dipasang. Namun perlu juga diingat, dengan semakin jauh jarak pandang ideal, maka sudut atau view angle akan semakin sempit, ini berarti utk jarak dekat, pada kiri dan kanan dari camera cctv akan semakin tidak terlihat (blind spot), dan lensa zoom juga mahal harganya. Jadi kalau kalian mau mengendap2 kayak di serial Jepang Mr. Brain, ya silahkan perhitungkan blind spot dari kamera cctv. Salah satu faktor lagi yang harus diperhitungkan adalah pemasangan kamera dan sudut pemasangannya. Tapi hal ini agak menyeramkan kalo memang ada orang yang berniat jahat. Makanya kamera cctv kadang dipasang dari 4 sudut sekaligus untuk menghindari blind spot. Kalo pun ada orang jahat ya pasti ketangkap basah. Kalian tau 'kan kalo kamera cctv yang dipasang diatas tidak mungkin dipasang lurus dengan sudut 180 derajat. Kalo lurus ya orang bisa memperkirakan blindspot kamera dan dia bisa dengan aman jalan2 di blindspot. Nah kalo terpasang dengan sudut tertentu juga harus hati2. Paling nggak ya pasang dari 2 tempat juga supaya nggak ada blindspot dibawah kamera dimana orang bisa jalan2. Di luar negri, beberapa perusahaan sampe harus memperhitungkan lensa, sudut pandang, dan ketinggian kamera dengan menggunakan software supaya pas banget. Well, demi menghindari kejahatan dalam perusahaan memang harus kayak gitu sih. Di kantor tempat saya meneliti ini, ternyata blindspotnya banyak sekaleee... Untung aja saya orang baek dan nggak punya niat macam2, hahaha. Semoga saja tidak ada orang yang berniat jahat.

Berikut saya sertakan web tentang lensa buat kalian yang ingin meneliti lebih jauh dan beberapa dari tulisan diatas diambil dari web sbb:
1. http://www.tronikaonline.com/panduan-cctv/189-lensa-sudut-pandang-a-jarak-pandang-ideal-cctv-camera.html
2. http://www.facebook.com/note.php?note_id=79468724720
3. http://www.jvsg.com/cctv-camera-lens-calculations/

Oke deh, lain kali saya bahas lagi soalnya ini baru sebagian kecil. Capek juga nulis tentang beginian.

33 comments:

aura keyboard mengatakan...

Info yang menarik, jadi ingin pasang di ruang warnet!

Meutia Halida Khairani mengatakan...

jangan sampe salah pasang ya..

deadyrizky mengatakan...

keknya harus masang ginian nih di kosan

Science Box mengatakan...

oh gitu y, aku jd sdikit paham nih soal cctv...
mksh y

Meutia Halida Khairani mengatakan...

^deadyrizky : keren bgt kosannya dipasang cctv.. haha

^science : sama2.. :)

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

wah, ada kamera malah jadi grogi ya pas lagi kerja. berasa diawasi mulu

exort mengatakan...

gw sampe sekarang masih penasaran apakah dilift gedung kantor gw ada cctvnya apa ga ya krn gw suka ngupil sambil ngaca di lift kl lagi sendirian hihihihi

tikno mengatakan...

Di perusahaan tempat saya bekerja sudah memasang CCTV yg tujuannya untuk memantau pekerjaan karyawan. Yang males bisa ketahuan lho....

alrisblog mengatakan...

Untung sewaktu kerja jadi karyawan dulu perusahaan gak pasang cctv yang diarahkan ke ruang karyawan. Masa kita kerja diawasi pakai cctv, kata bang Rhoma: T E R L A L U

Meutia Halida Khairani mengatakan...

^sang : ya cuekin aja kameranya biar ga grogi..
^exort :huahahaha, makanya, kalo ngupil liat2 daerah dong..
^tikno : tapi adminnya kan ga akan standby terus ngeliatin siapa yg malas..
^alris : iya tuh, T E R L A L U. Hahaha

Call me Batz mengatakan...

wah ngeri banget ya kalo dimana-mana itu diawadi..meski kita gak ngapain-ngapain..tapi rasanya gimana gitu lo..

NoRLaNd mengatakan...

wah, standalone dvr,seperti nya ini yang kawan saya cari...
terima kasih atas info menarik ini =)

NoRLaNd mengatakan...

btw, gmn kalau x-link !?
tunggu konfirmasi nya ya =)

Metzoy mengatakan...

Tepat Nih Dirumah Gue Banyak Maling !!!

Kunjung Balik Ya !!!

http://metzoy.uni.cc/sistem-operasi/google-cromeos-keluaran-terbaru-google/

ieyaz mengatakan...

infonya kerennnn..sipp..
thxz sharenya.. :D

Noor's blog (inside of me ) mengatakan...

Wah...mantap infonya nih, jadi tahu dikit2. Kayaknya enak nih kalo bang pendi pasang di kandang ayam...hehehe

Salam hangat & sehat selalu...

catatan kecilku mengatakan...

Coba di kantorku ada kamera pengintainya... pasti gak ada yg berani ngerumpi deh... hehehe

the others.. mengatakan...

Salut nih... dari rasa penasaran dapat ilmu yg sedemikian hebat. Pakai penelitian segala... hehehe

Coretan Felix mengatakan...

klo ada kamera jadi pada gak berani macem-macem :D

Meutia Halida Khairani mengatakan...

wah, thx bgt ya komennya. semoga menjadi ilmu yg bermanfaat..

Seiri Hanako mengatakan...

makasih buat infonya
walau nggak ngerti banyak tapi ini cukup informatif

(^__^)

yuni mengatakan...

udh dbca nie...
cape jg nulis sgtu byk kak...
hahahhaha

siroel mengatakan...

saya pengen taruh di kamar nih, biar aktifitas tidur bisa direkam , hihiii...

Obrolan Blogger.com mengatakan...

Mutia,
makasih ya infonya, menarik juga sih
hanya saja kali mahal ya De...

Pengennya sih di Kamar anak-anak (dia ngerjain PR ga sih), terus kamar mandi he.he..he... (ga kok becanda)

Oh ya bila sempet mampirlah ke blog ku di :
http://satriojatim.blogspot.com/
http://obrolanblogger.blogspot.com/
http://indonesiatraveling1.blogspot.com/

Makasih ya, salam
Satrio

richo mengatakan...

rumahku pernah kebobol laming eh maling tuh, pengen juga pasang cece tepe biar ketauan tar klo ada yang suka datang tanpa di undang..... sama pasang di rumah yayang kali yah biar kangennya terobati terus hahah

Meutia Halida Khairani mengatakan...

wahh,jangan taro cctv di tempat aneh2 ahh.. ntar malah jadi penyalahgunaan. haha

julianusginting mengatakan...

masang di toilet mall ah.. :)

pelangi anak mengatakan...

Terimakasih mbak, memberikan pengetahuan jenis lain ini he he he...selama ini saya tidak begitu tahu perihal iptek, suka gagap juga, seringnya mengandalkan suami, bahkan untuk kasus yang sederhana yang berkaitan dengan komputer sekalipun, sering matu kutu!

Have a great day!

four dreams mengatakan...

woooo thank you mbak, sory telat hehe "imagination and dreams to become a successful" bersilahturahmi :)

Clara mengatakan...

wihhh canggih bener tau soal kamera" pengintai ^^

Itik Bali mengatakan...

Aku pengin pasang mbak..
di kamar :D
(dasar pemikiran gila)

Elsa mengatakan...

asal gak dipasang di toilet aja
hahahahaha....

agus mengatakan...

betul kata mbak Meutia, "wahh,jangan taro cctv di tempat aneh2 ahh.. ntar malah jadi penyalahgunaan." bisa berabe nantinya..

o iya, nambahin sedikit ya.. yg perlu diingat adalah mengganti lensa bawaan dari sebuah camera terbilang repot/ribet/rumit krn bisa saja mengubah dudukan aslinya atau bahkan malah ada yg tidak bisa diubah lho. biasanya kalau sdh tidak bisa diganti lensanya, lebih baik memilih tipe cctv camera lainnya, yg lensanya lebih sesuai dgn kebutuhan.

trims ya...

Categories

adventure (256) Living (235) Restaurant (146) Cafe (138) Hang Out (131) Jawa Barat (100) Bandung (92) Story (80) Movie (73) Lifestyle (64) Jakarta (63) Aceh (48) Event (47) Hotel (34) China (31) Jawa Tengah (27) Islam (24) New Zealand (23) Japan (20) Hong Kong (19) Book (18) Science (18) South Korea (18) Consultant (16) Malaysia (16) Technology (16) Family (15) Warung Tenda (15) Jawa Timur (14) Semarang (14) Vietnam (14) Kuala Lumpur (13) Philippines (12) Beach (11) Blackberry (11) Brunei Darussalam (11) Dokter (11) Macau (11) Crush (10) Lomba (10) Boracay Island (9) Kalimantan Timur (9) Kepulauan Derawan (9) Bali (8) Birthday (8) Cambodia (8) Sabang (8) Shenzhen (8) Tokyo (8) Jeju Island (7) Malang (7) Osaka (7) Seoul (7) Singapore (7) Wedding (7) Karimun Jawa (6) Makassar (6) Auckland (5) Bangkok (5) Bogor (5) Dieng (5) Hanoi (5) Manila (5) Pulau Derawan (5) Siem Reap (5) Sukabumi (5) Surabaya (5) Thailand (5) The Partij (5) Yogyakarta (5) Busan (4) CEO (4) Depok (4) Farming & Gardening (4) Pekalongan (4) Queenstown (4) giveaway (4) Australia (3) Baby (3) Da Lat (3) Ho Chi Minh (3) Kalibo Island (3) Kalimantan Utara (3) Kepulauan Seribu (3) Kobe (3) Kyoto (3) Penang (3) Rotorua (3) Te Anau (3) 2PM (2) BBLive (2) Blackberry Live Rockin Concert (2) Christchurch (2) Etude House (2) Fox Glacier & Franz Josef (2) Gold Coast (2) Ha Long Bay (2) Hakone (2) Home Made (2) Matamata (2) Medan (2) Nami Island (2) Probolinggo (2) Pulau Kakaban (2) Pulau Maratua (2) Pulau Sangalaki (2) Shontelle (2) Suede (2) Taio Cruz (2) Tarakan (2) The Face Shop (2) Wellington (2) Berau (1) Cilegon (1) Cimahi (1) Cirebon (1) Festival BLOG 2010 (1) Nihn Bihn (1) Pulau Gusung (1) Pulau Madura (1) Skin & Body Care (1) Solo (1) Taupo (1) Vampire Diaries (1)

Iklan

Iklan