Mei 08, 2010

Ayam Bakar Taliwang dan Daybreakers

Nulis postingan blog ini dengan rasa lelah. Huaah, pengen narik napas dalam2 trus buang lagi...Huuuuuufff Haaaaaah!!! Capeek deh. Jalan kaki kemana2 di Jakarta emang bikin capek. Sehat sih, cuma jadi cepet berkeringat.

Ayam Bakar Taliwang
Hari Jumat kemaren, setelah pulang kantor, saya nongkrong sebentar di Ayam Bakar Taliwang, jalan Casablanca, sebelum Mall Ambassador. Jarang banget saya makan di Casablanca, padahal deket dari kosan dan tempat makannya banyak disini. Ya udah, makan di tempat makan yang lumayan terkenal ini aja. Mumpung dalam bulan ini belom update kuliner di blog. Saya pesan ayam 1 ekor yang pedas (Rp. 38rb kalo ngga salah. Lupa!). Trus minumnya Lemon Squash (Rp. 13.800). Nothing so special for the drink. Tapi kalo makananya, bikin ingusan. Padahal saya pesan yang pedas (ada urutan rasanya : manis, sedang, pedas, pedas sekali, super pedas). Yang pedas aja udah bikin ingusan kayak gitu, apalagi yang super pedas yah?! Bisa2 saya nangis tersedu2 deh. Foto yang saya uplot ini rada aneh kali yah. Saya udah ngacak2 nasinya, baru teringat kalo belom di foto makanannya buat dimasukin ke blog. Udah saya rapiin lagi kok sedikit. Heheheh... Disebelah lemon squash ada es cing cau yang harganya sama (rata2 harga minuman Rp. 13.800). Silahkan dicoba. .

Daybreakers
Setau saya, poster film ini coming soon udah ada di bioskop sejak saya masih kuliah. Mungkin sekitar setahun yang lalu. Kirain film ini sejenis film sci-fi kayak Iron Man atau Star Trex (ngeliat posternya nyangkain gitu deh). Ternyata ini film tentang Vampire. Nah, yang di poster itu adalah manusia yang sedang diternak. Seram ya bahasanya, masa' sih manusia di ternak?!Di film ini diceritakan kalo populasi manusia di bumi tinggal 5% dan 95% nya lagi adalah Vampire pada tahun 2019. Karena manusia sudah menipis, jadinya vampire jadi kekurangan darah. Makanya mau diternak deh para vampirenya. Edward Dalton, seorang dokter spesialis darah, sedang mencari cara untuk mempertahankan Vampire supaya bisa terus bertahan tanpa menghisap darah manusia. Vampire itu kalo nggak ada darah malah ngisap darahnya sendiri dan mereka berubah jadi monster. Si Edward itu ketemu Audrey, seorang manusia yang tau caranya supaya Vampire nggak usah menghisap darah manusia lagi yaitu dengan cara Vampire itu harus terkena sinar matahari tapi harus langsung nyebur ke air. Dengan cara itu Vampire bisa balik lagi jadi manusia. Ya gitulah ceritanya, agak simple menurut saya. Tapi banyak adegan mengagetkan, tiba2 muncul monster disana sini ditambah speaker bioskop yang MENGGELEGAR!!! Bikin sakit jantung deh. Beberapa scene agak sadis juga karena sewaktu para vampire menghisap darah, banyak adegan berdarah2. Saya paling merasa agak gimana gitu sewaktu mereka nuang darah ke gelas, trus diminum. Iiiiiihhhhhhh!!!!!!!!!

9 comments:

Ratasoe mengatakan...

Wah gmn rasa ayamx mba hehe..g ad ficx ya,.;-)

NIRMANA mengatakan...

udah lihat filemnya, tapi belum pernah makan ayam bakarnya. hehe..

Itik Bali mengatakan...

Salam Kenal ya Neng Meutia..
Blognya kontennya bagus banget
asli..ini blog penulis ya??

Oh ya, aku suka makan ayam taliwang
resto ini banyak di Bali
terutama di daerah Klungkung..

Meutia Halida Khairani mengatakan...

^Ratasoe : Rasanya pedass... bikin meler..

^Nirmana : gmn filmnya?

^Itik Bali : Orang yang suka nulis itu memang penulis kan? ^^
Aku belom pernah ke Bali. Mungkin akhir taun ini deh.

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

jadi ngiler deeh

senoaji mengatakan...

*Pingsan* panjang kali lebar sama dengan ngiler meter persegi.. maklum posisi laper pas mbuka blog ini...

krucuk krucuk krucuk..

memang asik kali memandikan lidah dengan kucuran cita rasa..

nyam!

Call me Batz mengatakan...

Wah..pasti seru tuh makannya.. makan sambil urus ingus..he he... liat fotonya bikin ngiler juga...haha..
salam kenal ..n thx uda follow blog aq.. aq follow balik ya.. thx..

Eve mengatakan...

pagi2 baru minum air bening 1 gelas besar..
blom sarapan..
jadi laper.. :D

Shin-kun mengatakan...

Wueeee, Daybreakers, hehehe, Shin-kun juga dah bikin reviewnya tuh, bener Sist, sebenernya jalan ceritanya tu biasa banget, tapi karena tertutupi sound effect dan special effect yang bagus, ya jadi gak membosankan :D

Categories

adventure (256) Living (235) Restaurant (146) Cafe (138) Hang Out (131) Jawa Barat (100) Bandung (92) Story (80) Movie (73) Lifestyle (64) Jakarta (63) Aceh (48) Event (47) Hotel (34) China (31) Jawa Tengah (27) Islam (24) New Zealand (23) Japan (20) Hong Kong (19) Book (18) Science (18) South Korea (18) Consultant (16) Malaysia (16) Technology (16) Family (15) Warung Tenda (15) Jawa Timur (14) Semarang (14) Vietnam (14) Kuala Lumpur (13) Philippines (12) Beach (11) Blackberry (11) Brunei Darussalam (11) Dokter (11) Macau (11) Crush (10) Lomba (10) Boracay Island (9) Kalimantan Timur (9) Kepulauan Derawan (9) Bali (8) Birthday (8) Cambodia (8) Sabang (8) Shenzhen (8) Tokyo (8) Jeju Island (7) Malang (7) Osaka (7) Seoul (7) Singapore (7) Wedding (7) Karimun Jawa (6) Makassar (6) Auckland (5) Bangkok (5) Bogor (5) Dieng (5) Hanoi (5) Manila (5) Pulau Derawan (5) Siem Reap (5) Sukabumi (5) Surabaya (5) Thailand (5) The Partij (5) Yogyakarta (5) Busan (4) CEO (4) Depok (4) Farming & Gardening (4) Pekalongan (4) Queenstown (4) giveaway (4) Australia (3) Baby (3) Da Lat (3) Ho Chi Minh (3) Kalibo Island (3) Kalimantan Utara (3) Kepulauan Seribu (3) Kobe (3) Kyoto (3) Penang (3) Rotorua (3) Te Anau (3) 2PM (2) BBLive (2) Blackberry Live Rockin Concert (2) Christchurch (2) Etude House (2) Fox Glacier & Franz Josef (2) Gold Coast (2) Ha Long Bay (2) Hakone (2) Home Made (2) Matamata (2) Medan (2) Nami Island (2) Probolinggo (2) Pulau Kakaban (2) Pulau Maratua (2) Pulau Sangalaki (2) Shontelle (2) Suede (2) Taio Cruz (2) Tarakan (2) The Face Shop (2) Wellington (2) Berau (1) Cilegon (1) Cimahi (1) Cirebon (1) Festival BLOG 2010 (1) Nihn Bihn (1) Pulau Gusung (1) Pulau Madura (1) Skin & Body Care (1) Solo (1) Taupo (1) Vampire Diaries (1)

Iklan

Iklan