Desember 27, 2009

Malam Budaya Aceh-Sunda "Theatrical Tsunami"

Setelah berusaha kurang lebih satu tahun, akhirnya acara Malam Budaya Aceh-Sunda yang sangat2 gw tunggu berhasil terselenggara. Kebayang betapa senangnya gw ♥♥♥.... Walaupun 5 tahun yang lalu rakyat Aceh bersedih karena Tsunami, tapi itu bukan suatu hal yang membuat kita terus larut dalam kesedihan. Makanya di acara ini kita membuat tema Senyum Masyarakat Aceh Untuk Bangkit Kembali "SERAMBI". Teringat dulu sewaktu acara ini masih berupa sebuah konsep di kertas jelek. Kalo nggak salah gw, acara ini mulai dikonsep pas setelah LIGA KAMABA selesai. Dengan alasan setelah menyumbang pikiran untuk membuat konsep acara, gw bisa fokus sidang, dan pulang ke Aceh dalam keadaan tenang (gw kira waktu itu gw bakalan balik ke Aceh selama2nya dan nggak akan balik lagi ke Bandung).

Kalian tau, kebanyakan susunan acara tarian Aceh itu dibuat misalnya MC bilang "Akan ada performance dari Tari Ratoh Duek." Trus tarian dimulai, kemudian MC naik lagi ke panggung untuk menyebutkan tarian/acara selanjutnya. Nah, untuk acara Malam Budaya kali ini, kita membuat kalo MC cuma membuka acara, menyebutkan bapak/ibu yang memberikan sambutan, dan membaca urutan untuk tarian2 yang akan diperagakan. Kita selingi jeda dari 1 tarian ke tarian berikutnya dengan theater kolaborasi orang Aceh dan Sunda. Asli buat teater kali ini, gw ngakak abis. Kebayang nggak seseorang yang logat Acehnya kentaaal banget ngobrol sama orang Sunda lemes. Jadi gabungan mereka itu bikin ngakak. Semua penonton juga ngakak banget. Ada beberapa temen gw yang kebetulan orang Sunda, trus sewaktu orang Aceh di teater itu sedang ngomong, mereka nanya, "Ada subtitle nya nggak?" Ada2 aja...

Nah, gw berfoto juga dengan panitia. Biar ada kenang2annya. Di acara ini, gw jadi ketemu banyak orang Aceh yang udah lamaaa banget nggak pernah ketemu. Gile, mantan tetangga gw di komplek PIM juga datang. Mungkin kurang lebih udah 4 tahun kita nggak pernah ketemu. Dalam hati gw terdalam, gw senaaaang banget. Awalnya gw rada sedih karena penontonnya sedikit banget. Gedung jadi nggak penuh. Emang sih Bandung hujan, jadi gw rada maklum. Rupanya pas pertengahan acara dan hujan mulai reda, datanglah penonton berduyun2. Kebetulan gw dan temen2 gw yang bertanggung jawab mengkoordinasikan penonton sampe bingung karena udah nggak cukup lagi bangkunya. Gw aja sampe harus berdiri karena udah nggak kebagian kursi. Selama acara berlangsung, ntah cuma setengah jam total gw duduk. Pegeeeeeel banget kaki gw. Gw rada masuk angin juga nih karena berdiri di pintu dan diluar masih suasana habis hujan. Untung baju gw di double dengan baju panitia. Tapi sama aja dinginnya sih.

Tarian pertama yang bikin gw kagum banget itu Ratoh Duek seperti yang kalian lihat di foto. Kalo nggak salah, gw pernah ngeliat tarian ini sebelumnya tapi udah lupa sih. Suara Syech (orang yang bernyanyi untuk pengiring tarian) nya baguuuuuus banget. Bikin gw merinding mendengar dia bersenandung. Haduwh, kapan gw bisa kayak gitu? Gw tepuk tangan dengan meriah sewaktu melihat tarian ini. Trus ada Rampak Gendang. Performance mereka juga bikin gw takjub. Kok bisa ya serentak memukul gendang dan menabuh gamelan sampe jadi musik yang sangat indah? Penyanyinya, Zulaikha, diiringi dengan rampak gendang bernyanyi lagu Bungong Jeumpa. Really cool, isn't it? Ini baru namanya kolaborasi budaya. Biasanya gw liat di ITB angklung yang dimainkan untuk pengiring lagu bungong jeumpa juga. Ada Hikayat Poetry yang memainkan musik klasik dengan biola, seruling, dll. Mereka itu artistik banget. Gw takjub liat mereka manggung. Kayaknya gw takjub melulu ya?! Ada juga rapa'i geleng dari Sanggar Selaweut IAIN Banda Aceh. Ini sih nggak usah tanya betapa kerennya. Trus Saman gayo (gw agak takut antara 1 penari dengan penari yang lain kesantuk, hihi), Tari Likok Pulo (kolaborasi UKA ITB, UIKA IT Telkom, dan Sanggar yang ada di Cicendo yang bikin panggung hampir nggak cukup karena mereka panjaaang banget barisannya), dan beberapa lainnya.

Kalian bisa lihat foto2nya yang diambil dengan keren disini versi Muhammad Iebal dan disini versi Adrian Yyen. Gw nggak terlalu banyak ngambil foto karena sibuk mengurusi tamu2. Ini aja gw nitip kamera sama temen gw untuk foto2. Kalo kamera SLR gw dibawa ke Bandung, pasti keren banget deh hasilnya karena pake kamera pocket agak susah ambilnya karena tari2an Aceh itu 'kan kencang banget gerakannya.

Ada kebanggaan tersendiri di hati ketika menikmati betapa indahnya budaya bangsa Indonesia. Kapan2 saya ingin ada kolaborasi kebudayaan Aceh-Minang, Aceh-Batak, Aceh-Betawi, Aceh-Bugis, dan yang lainnya. I ♥ you full INDONESIA.

10 comments:

anton mengatakan...

saya juga nonton malam itu. kolaborasi aceh-minang pasti bagus tuh. tahun depan?

Meutia Halida Khairani mengatakan...

Kalo kolaborasi Aceh-Minang mungkin harus di selenggarakan di Sumatra Barat. Tapi pasti keren ya mengingat tarian minang juga sangat energik.
Doain aja ya :)

Multibrand mengatakan...

Meutia,

Wah ceria sekali kelihatannya. Congrats ya!

Saung web mengatakan...

Dari ceritanya kayaknya asyik bener tuh kolaborasi.. cuman duh.. kalau ingat tsunami jadi sedih.. teman saya dokter di salah satu puskesmas jadi korban peristiwa itu.. katanya

Meutia Halida Khairani mengatakan...

iya, 5 tahun yang lalu saya kehilangan banyak orang yang saya sayangi.. saya juga jadi korban dalam peristiwa itu tapi alhamdulillah Allah masi sayang pada saya.

ratnatalie mengatakan...

wah.. kayaknya acara seru dan gede banget ya..
sayang ga bisa dateng..
numpang blogwalking ya kak.. hehe.

http://ratnatalie.wordpress.com/

Belajar edit foto mengatakan...

wahhh...sayang sy gak nonton ya...

Meutia Halida Khairani mengatakan...

Insya Allah lain kali kalian bisa datang..

Shiro Mizu mengatakan...

Wess... saya ikutan.. heuheu
kyak exist bngd saya d situ... hahaha..

sanggarbungongjeumpa mengatakan...

Wah udah setahun lebih itu acaranya, tapi berasa kayak baru kemaren :D
Kami juga ikutan lho di acara itu... hehehehehehe Latihan nyampe 12 jam sehari, tapi hasilnya ya gitu deh.. hohoho semoga kebudayaan Aceh terus dapat dilestarikan bahkan di kampung orang :D

Categories

adventure (255) Living (232) Restaurant (145) Cafe (136) Hang Out (129) Jawa Barat (99) Bandung (91) Story (79) Movie (72) Lifestyle (64) Jakarta (63) Aceh (48) Event (46) Hotel (34) China (31) Jawa Tengah (27) Islam (24) New Zealand (23) Japan (20) Hong Kong (19) Book (18) Science (18) South Korea (18) Consultant (16) Malaysia (16) Technology (16) Family (15) Warung Tenda (15) Jawa Timur (14) Semarang (14) Vietnam (14) Kuala Lumpur (13) Philippines (12) Beach (11) Blackberry (11) Brunei Darussalam (11) Dokter (11) Macau (11) Crush (10) Lomba (10) Boracay Island (9) Kalimantan Timur (9) Kepulauan Derawan (9) Bali (8) Birthday (8) Cambodia (8) Sabang (8) Shenzhen (8) Tokyo (8) Jeju Island (7) Malang (7) Osaka (7) Seoul (7) Singapore (7) Wedding (7) Karimun Jawa (6) Makassar (6) Auckland (5) Bangkok (5) Bogor (5) Dieng (5) Hanoi (5) Manila (5) Pulau Derawan (5) Siem Reap (5) Sukabumi (5) Surabaya (5) Thailand (5) The Partij (5) Yogyakarta (5) Busan (4) CEO (4) Depok (4) Farming & Gardening (4) Pekalongan (4) Queenstown (4) giveaway (4) Australia (3) Baby (3) Da Lat (3) Ho Chi Minh (3) Kalibo Island (3) Kalimantan Utara (3) Kepulauan Seribu (3) Kobe (3) Kyoto (3) Penang (3) Rotorua (3) Te Anau (3) 2PM (2) BBLive (2) Blackberry Live Rockin Concert (2) Christchurch (2) Etude House (2) Fox Glacier & Franz Josef (2) Gold Coast (2) Ha Long Bay (2) Hakone (2) Home Made (2) Matamata (2) Medan (2) Nami Island (2) Probolinggo (2) Pulau Kakaban (2) Pulau Maratua (2) Pulau Sangalaki (2) Shontelle (2) Suede (2) Taio Cruz (2) Tarakan (2) The Face Shop (2) Wellington (2) Berau (1) Cilegon (1) Cimahi (1) Cirebon (1) Festival BLOG 2010 (1) Nihn Bihn (1) Pulau Gusung (1) Pulau Madura (1) Skin & Body Care (1) Solo (1) Taupo (1) Vampire Diaries (1)

Iklan

Iklan